Penggunaan pompa air menjadi solusi sementara bagi petani. Namun, biaya bahan bakar dan operasional mesin, membuat beban petani semakin bertambah. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan memengaruhi biaya produksi dan hasil panen apabila kekeringan berlangsung lebih lama.
Suryadi berharap, pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis air yang dialami petani. Ia berharap, Bendungan Cipancuh dapat kembali dialiri air sehingga kebutuhan pengairan sawah bisa terpenuhi.
“Harapan saya kepada pemerintah, bendungan ini bisa diperbaiki dan diairi. Dari mana pun usahanya, yang penting air bisa mengalir kembali,” tuturnya. (oni)
