“Di sini bukan hanya anak-anak diajarkan bermain bola, tentunya diajarkan melatih mental, terutama karakter pribadi mereka. Anak saya jadi lebih disiplin dan punya rasa tanggung jawab. Berangkat latihan juga tidak mau terlambat,” tutur Tiara.
Ia berharap DSK terus konsisten memperkuat pembinaan dan menjadi wadah positif bagi anak-anak untuk berkembang sesuai proses masing-masing. Bagi para orang tua, hasil akhir pertandingan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan, melainkan bagaimana anak mendapatkan pengalaman, disiplin, percaya diri dan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik melalui olahraga. (bud)
