DSK Mini Fun Festival 2, Diklat Sepak Bola Kuningan Hadirkan Kompetisi Berkelas di Cirebon Raya

DSK Mini Fun Festival 2
DSK Mini Fun Festival 2, Diklat Sepak Bola Kuningan Hadirkan Kompetisi Berkelas di Cirebon Raya
0 Komentar

Satria menegaskan, pembinaan sepak bola usia dini tidak semestinya hanya berorientasi pada kemenangan. Setiap SSB, menurut dia, perlu menjaga sportivitas, rasa hormat dan fair play karena tujuan utama kompetisi usia dini adalah membentuk pemain sekaligus karakter anak.

“Pembinaan atau development ini bukan hanya fokus mencari juara, tapi menjaga respect dan fair play. Apabila sudah didaftarkan untuk mengikuti satu festival, otomatis ada data-data yang valid, data-data yang akurat yang sudah di-cross check. Jangan sampai hal-hal ini menjadi alasan utama yang membuat kompetisi menjadi rumit,” tegas Satria.

Ia juga mengingatkan pengelola SSB untuk menciptakan suasana kompetisi yang sehat dan edukatif. Anak-anak, menurutnya, perlu mendapatkan pengalaman bertanding yang menyenangkan agar proses pembinaan tidak hanya menghasilkan pemain dengan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk karakter positif.

Baca Juga:KKN-T Unma dan BPP Beri Penyuluhan Petani Desa PalasahBendungan Cipancuh Kering, Petani Andalkan Pompa Air

“Sepak bola itu indah, sepak bola itu enjoy. Apalagi untuk anak-anak, kita berikan edukatif yang baik dan positif. Kita lihat mereka sangat bergembira, sangat senang dan merasa enjoy. Mereka semua menunggu dari kita untuk bisa lebih baik lagi dalam memberikan sistem pembinaan kepada mereka,” katanya.

DSK juga memastikan festival ini bukan kegiatan yang berhenti pada satu penyelenggaraan. Satria menyampaikan rencana untuk kembali menggelarnya pada tahun berikutnya, bahkan membuka kemungkinan menghadirkan kategori usia yang lebih tinggi seperti U-13 dan U-15.

“Insyaallah akan selalu kita gelar tiap tahun. Setelah ini mungkin kita juga akan gelar di usia 13 ataupun 15. Nantikan gebrakan-gebrakan selanjutnya,” ucapnya.

Bagi orang tua peserta, keberadaan DSK bukan hanya memberi ruang bagi anak untuk bermain sepak bola, tetapi juga membantu proses pembentukan karakter. Tiara, orang tua Bintang dan Tio, mengaku sudah memasukkan anaknya ke DSK selama sekitar 3 tahun dan melihat perkembangan yang cukup signifikan sejak awal bergabung.

Ia menyebut anak-anaknya yang sebelumnya belum memahami permainan sepak bola kini mampu berkembang dan bermain di sejumlah posisi. Menurut Tiara, proses latihan di DSK juga memberikan perubahan dalam keseharian anak, terutama dalam hal kedisiplinan dan tanggung jawab.

0 Komentar