“Ini merupakan soft terapi, ya, peringatan kepada siapapun ASN, baik pejabat sampai pegawai staf, jangan sekali-kali bermain narkoba. Kita tidak pandang bulu, jadi jangan coba-coba memakai dan mengedarkan narkoba,” tegasnya.
Langkah serupa juga disiapkan di lingkungan legislatif. Agus menyebut BNN telah berkomunikasi dengan Ketua DPRD Kuningan dan mendapat respons positif. Pimpinan DPRD menyatakan kesiapan menjalani tes urine bersama seluruh anggota dewan.
BNN Kuningan siap melakukan pemeriksaan terhadap 50 anggota DPRD Kuningan. Pelaksanaannya tinggal menunggu waktu yang disepakati bersama.
Baca Juga:Dukungan dari Provinsi Berkurang, Anggaran JKN Terancam Defisit, Dinkes Perketat Verifikasi Peserta PBIPemda Canangkan Bulan Dana PMI, Target Naik Jadi Rp900 Juta
“Saya sudah komunikasi dengan Pak Ketua Dewan dan beliau siap untuk dilakukan tes urine di lingkungan DPRD Kuningan. Kita tinggal menunggu momen,” ucapnya. (ags)
