“Jadi untuk waktunya memang kami masih menunggu waktu yang pas, karena agenda beliau (wali kota, red) sangat padat. Saya belum ada arahan kapan akan dilakukan pelantikan,” kata Iing saat dikonfirmasi Radar Cirebon, Jumat (21/8/2026).
Iing menjelaskan, proses seleksi sebelumnya dilakukan melalui sejumlah tahapan. Dari seleksi administrasi, tes kompetensi, hingga wawancara dengan KPM. Setelah seluruh tahapan seleksi selesai dan nama calon ditetapkan, hasilnya disampaikan kepada Kemendagri untuk memperoleh rekomendasi.
Dalam proses tersebut, Pemkot Cirebon mengajukan enam calon untuk dua formasi jabatan direksi. Masing-masing formasi sebelumnya diusulkan tiga calon untuk mendapatkan rekomendasi dari Kemendagri. “Dari dua formasi yang ada, diajukan enam calon ke Kemendagri untuk dimohon rekomendasi. Alhamdulillah sudah turun, rekomendasinya sudah ada. Dipilihnya hanya dua, sesuai formasi yang ada,” tandasnya. (*/cep)
