RADARCIREBON.ID- Ratusan becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Kota Cirebon. Sebanyak 200 unit becak listrik tersebut kini disimpan di basement Alun-alun Kejaksan dan tinggal menunggu proses administrasi serta pendataan penerima sebelum disalurkan.
Kedatangan 200 becak listrik itu berlangsung pada Selasa (25/8/2026). Sehari setelahnya, Wakil Ketua I Bidang OKK DPC Partai Gerindra Kota Cirebon sekaligus Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fitrah Malik, mengecek langsung kondisi becak-becak tersebut, Rabu (26/8/2026).
Fitrah mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian Presiden Prabowo terhadap para pengayuh becak, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut dan mengalami keterbatasan fisik untuk mengayuh becak secara konvensional. “Ini 200 becak listrik dari Pak Presiden, datang kemarin hari Selasa. Untuk pendistribusian bantuan ini diserahkan kepada Pemkot Cirebon,” ujar Fitrah saat ditemui di basement Alun-alun Kejaksan, kemarin.
Baca Juga:Puncak Pelal Digelar Serentak, Lima Abad Merawat Tradisi Sakral Panjang JimatKPBU APJ Dikepung Penolakan, SRCM Ingin Audiensi di Gedung DPRD Kota Cirebon
Sebelum dibagikan kepada penerima, becak-becak tersebut akan menjalani proses finishing, terutama pada bagian instalasi. Pemkot Cirebon juga akan memberikan pelatihan kepada calon penerima agar dapat mengoperasikan becak listrik dengan aman dan benar.
Menariknya, kendaraan tersebut bukan sepenuhnya menggunakan tenaga listrik. Becak itu mengusung konsep hybrid, yakni dilengkapi dinamo penggerak bertenaga listrik sekaligus pedal yang memungkinkan pengemudi tetap mengayuh secara manual. “Nanti akan ada pelatihan dulu untuk para penerima,” kata Fitrah.
Fitrah menjelaskan, terdapat kriteria khusus bagi penerima bantuan. Sesuai arahan Presiden, becak listrik diprioritaskan bagi para pengayuh becak yang telah berusia lanjut dan tidak lagi memiliki kekuatan fisik seperti sebelumnya untuk mengayuh becak dalam waktu lama. Karena itu, penerima bantuan ditetapkan dengan batas usia minimal 55 tahun. “Ini penerima minimal usianya 55 tahun, seperti itu pesan Bapak Presiden,” ujarnya.
Fitrah berharap proses pendataan dan penyaluran 200 unit becak listrik tahap pertama dapat berjalan dengan baik. Menurutnya, keberhasilan distribusi tahap awal dapat menjadi modal untuk mengupayakan bantuan serupa pada tahap berikutnya. “Ini baru tahap pertama. Nanti kita upayakan akan ada tahap berikutnya,” imbuhnya.
Dengan hadirnya becak listrik tersebut, para pengayuh becak lanjut usia di Kota Cirebon diharapkan tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi tanpa harus mengandalkan kekuatan fisik sepenuhnya untuk mengayuh. (*)
