“Jangan sampai ada masyarakat yang datang membutuhkan pertolongan, tetapi petugas tidak berada di tempat karena mendahulukan kesibukan di luar. Hal seperti itu harus dihindari demi menjaga kualitas pelayanan publik yang prima,” tegasnya.
Direktur RSD Gunung Jati Cirebon, dr. Katibi, mengatakan usia 105 tahun menjadi momentum bagi rumah sakit untuk melakukan refleksi sekaligus menyusun proyeksi dan perencanaan strategis.
Menurutnya, evaluasi dilakukan dengan melihat kondisi internal maupun eksternal rumah sakit untuk memastikan pengembangan layanan tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.
Baca Juga:Menginap di Aston Cirebon Jadi Momen Berkesan bagi Suhadi Veteran Operasi DwikoraCuma Sita Enam Botol Miras, Polisi “Obok-obok” Tempat Hiburan Malam di Kompleks CSB
“Memasuki usia ke-105 tahun, RSD Gunung Jati Cirebon terus meneguhkan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan lanjutan yang berkualitas,” ujar Katibi.
Ia mengatakan sejak berdiri pada 1921, RSD Gunung Jati telah berperan dalam perkembangan pelayanan kesehatan di Cirebon dan menjadi salah satu rujukan bagi pengembangan layanan rumah sakit lainnya.
Peran tersebut terus diperkuat melalui pengembangan layanan baru, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta pemenuhan fasilitas dan peralatan medis modern.
Salah satu inovasi yang saat ini dikembangkan adalah layanan unggulan di bidang onkologi ginekologi.
Katibi juga menyoroti tantangan regenerasi tenaga medis yang memasuki masa purnabakti. Ia memastikan proses penyiapan tenaga penerus telah dimasukkan dalam perencanaan tahunan rumah sakit.
Ketika terdapat dokter spesialis atau tenaga medis yang mendekati masa pensiun, pihak rumah sakit melakukan pemetaan kebutuhan dan menyiapkan calon pengganti melalui jalur pendidikan maupun pelatihan.
Langkah tersebut dilakukan agar proses regenerasi dan penambahan kapasitas tenaga medis dapat berjalan tanpa mengganggu kualitas pelayanan. Rumah sakit juga tetap memberikan ruang bagi tenaga medis yang tengah menjalani pendidikan lanjutan.
Baca Juga:Santri Al Hikmah Juara 1 MHQ Tingkat Kabupaten CirebonGeorge Edwin Sugiharto Gelar Panen Raya, Semangka di Desa Blender Kabupaten Cirebon
“Saat ini, kekuatan sumber daya manusia di RSD Gunung Jati didukung 99 dokter spesialis dan 34 dokter umum. Dengan fondasi SDM yang kuat, sistem regenerasi yang terencana, serta budaya inovasi yang berkelanjutan, RSD Gunung Jati optimistis dapat terus menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” pungkasnya. (abd)
