Produk yang mampu berinovasi dan mengikuti selera konsumen dinilai memiliki peluang lebih besar untuk bertahan dan berkembang. “Yang berkembang dan bagus itu yang selalu inovasi,” ujarnya.
Selain memberikan pembinaan kepada pelaku IKM yang sudah berjalan, Disperindag juga membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang baru ingin memulai usaha.
“Mereka dapat memperoleh arahan mengenai jenis usaha yang sesuai dengan kemampuan serta tahapan yang perlu dilakukan,” ujarnya.
Baca Juga:Komitmen Pelayanan Lewat Inovasi KesehatanHadapi Ancaman Krisis Iklim, ICMI Siapkan Gagasan Ketahanan Pangan
Dengan pembinaan yang berkelanjutan, kata Endang, IKM tidak hanya diharapkan bertambah secara kuantitas, tetapi juga semakin produktif, memiliki pasar lebih luas, dan mampu bersaing.
Endang optimistis tren positif IKM tersebut dapat berlanjut pada 2026. “Pemerintah akan terus mendorong pembinaan, pendampingan, inovasi produk, pemanfaatan teknologi, serta perluasan akses pemasaran agar IKM Kabupaten Cirebon terus tumbuh dan naik kelas,” pungkasnya. (awr)
