Prabowo Kirim 200 Becak Listrik ke Kuningan, Untuk Lansia Tetap Produktif Cari Nafkah

Prabowo Kirim 200 Becak Listrik ke Kuningan, Untuk Lansia Tetap Produktif Cari Nafkah
Prabowo Kirim 200 Becak Listrik ke Kuningan, Untuk Lansia Tetap Produktif Cari Nafkah
0 Komentar

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar menyambut bantuan tersebut dan berharap becak listrik benar-benar digunakan sebagai sarana meningkatkan taraf hidup penerimanya.

“Tidak hanya sekadar transformasi dari konvensional ke modern, tapi juga mudah-mudahan bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Kuningan,” ujar Dian.

Dian juga meminta penerima menjaga dan menggunakan kendaraan tersebut dengan baik. Pemanfaatannya di kawasan wisata maupun pusat aktivitas masyarakat, menurut dia, perlu diikuti pembinaan dan pengawasan agar aspek keamanan serta keselamatan tetap terjaga.

Baca Juga:Dini-Revanza Pinunjul Nok Nang Dermayu 2026Gara-gara Bakar Sampah,  Warung di Kandanghaur Terbakar, Kerugian Mencapai Rp24 Juta

Dari sisi operasional, becak listrik tersebut relatif sederhana untuk diisi ulang. Direktur Hubungan dan Kerja Sama Kelembagaan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Nuriana, menyebut sistem pengisian daya dapat dilakukan di rumah menggunakan adaptor yang tersedia.

“Gampang, seperti charger handphone saja. Enggak kayak mobil,” kata Nuriana.

Berdasarkan spesifikasi yang disampaikan dalam program tersebut, becak listrik dalam kondisi baterai penuh dapat menempuh jarak sekitar 50 kilometer. Pengisian baterai dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 6 jam. Namun, pengisian tidak harus menunggu baterai benar-benar habis karena kendaraan dapat langsung diisi kembali setelah digunakan sambil menunggu penumpang berikutnya.

Yayasan GSN juga tengah memikirkan dukungan infrastruktur agar penerima tidak hanya bergantung pada pengisian daya di rumah. Usulan penyediaan titik pengisian listrik, termasuk kemungkinan fasilitas pengisian gratis untuk becak listrik, sedang dipertimbangkan bersama pihak terkait.

H Rokhmat Ardiyan mengatakan kebutuhan titik pengisian daya menjadi bagian yang perlu dipersiapkan seiring semakin luasnya penggunaan becak listrik. Ia berharap PLN dapat ikut membantu menyediakan terminal pengisian di lokasi yang diperlukan.

“Jadi di rumah masing-masing bisa dicas. Tapi kami juga minta bantuan kepada PLN supaya ada terminalnya juga. Jadi kita saling tolong-menolong,” ujarnya.

Dukungan program juga tidak berhenti pada penyerahan kendaraan. Yayasan menyebut telah menjalin kerja sama dengan salah satu dealer di Kuningan untuk menyiapkan layanan bengkel. Ke depan, yayasan akan berupaya menghadirkan layanan perawatan tersebut secara gratis bagi penerima bantuan.

0 Komentar