Cigugur Waspada Karhutla, Ratusan Relawan Ikut Andil Jaga Kawasan Ciremai dan Obyek Wisata

Cigugur Waspada Karhutla, Ratusan Relawan Ikut Andil Jaga Kawasan Ciremai dan Obyek Wisata
Cigugur Waspada Karhutla, Ratusan Relawan Ikut Andil Jaga Kawasan Ciremai dan Obyek Wisata
0 Komentar

“Pencegahan itu lebih murah biayanya daripada penanganan,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Kapolsek Cigugur AKP Kuswa, dia menilai kesiapsiagaan menjadi penting karena wilayah Cigugur memiliki kawasan Gunung Ciremai yang berpotensi terdampak kebakaran saat kondisi lingkungan kering.

Menurutnya, apel menjadi bentuk keseriusan lintas sektor agar langkah pencegahan dilakukan sebelum muncul kejadian.

“Jangan sampai nanti kita baru bergerak setelah terjadi. Ini tentunya kerja sama dan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintahan kecamatan, BPBD, TNGC, komponen masyarakat, masyarakat pencinta alam, pengelola wisata dan masyarakat lain yang peduli terhadap lingkungan, utamanya di wilayah Gunung Ciremai,” ujar AKP Kuswa.

Baca Juga:Gencarkan Apel Siaga Karhutla, Tim Gabungan Darma Diperkuat MPA dari Paguyuban Silihwangi MajakuningSri Unggul Sejahtera Mengusung Konsep Wisata Edukasi Pertanian 

Kegiatan ini, juga mendapat dukungan Danramil Cigugur Kapten Arh Suroso. Pihaknya menambahkan, apel ini menjadi upaya pencegahan dini sebelum terjadi kebakaran. Menurutnya, kerja sama antara unsur kewilayahan dan masyarakat menjadi bagian penting untuk memperkuat pengawasan di kawasan rawan.

Dukungan juga datang dari BPBD Kabupaten Kuningan. Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, S.STP., melalui Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Kuningan Iman Nuryadi mengatakan, apel siaga penting untuk memperkuat pesan pencegahan kepada masyarakat, sekaligus memastikan kesiapan apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran. Ia menilai upaya pencegahan harus dikedepankan agar penanganan tidak dilakukan ketika api sudah meluas.

Sementara itu, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Ciremai Tony Anwar, S.Hut., M.T., melalui Kasi SPTN Wilayah I Kuningan BTNGC, Eko Kosasih mengapresiasi pelaksanaan apel siaga tersebut. Menurutnya, pengendalian karhutla membutuhkan sinergi antara masyarakat, pemerintah daerah dan Taman Nasional Gunung Ciremai sebagai bagian dari Kementerian Kehutanan.

“Untuk karhutla penyelesaiannya tidak hanya sendiri, tapi diselesaikan bersama-sama. Ini merupakan upaya bersama dalam rangka pengendalian dan juga pencegahan karhutla,” ujar Eko.

Kesiapan di Cigugur juga diperkuat keberadaan relawan yang jumlahnya mencapai ratusan orang jika seluruh unsur dan kelompok digabungkan. Mereka berasal dari berbagai komponen masyarakat, termasuk MPA KTH Palutungan Bangkit Jaya yang tergabung kedalam MPA Paguyuban Silihwangi Majakuning, kelompok masyarakat pencinta alam, relawan serta pengelola objek wisata.

0 Komentar