Kandang Ayam Terbakar, 18 Ribu Ekor DOC Terpanggang, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Kandang ayam di Desa Kulur, terbakar
Kandang ayam di Desa Kulur, terbakar pada Minggu (6/9/2026) pagi. Sebanyak 18 ribu ekor anak ayam atau day-old chick (DOC) berusia dua hari ikut terbakar.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sebuah kandang ayam berukuran 7 x 100 meter di Desa Kulur, Kecamatan Majalengka, Kabupaten Majalengka, terbakar pada Minggu (6/9/2026) pagi. Sebanyak 18 ribu ekor anak ayam atau day-old chick (DOC) berusia dua hari ikut terbakar.

Api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan kandang. Tiupan angin kencang membuat kobaran api semakin mudah menjalar.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 05.30 WIB saat pekerja kandang sedang memberi pakan ayam. Tiba-tiba terdengar suara letusan dari bagian luar kandang.

Baca Juga:Tingkatkan Profesionalitas Madrasah, 120 Pimpinan Madrasah Diniyah Ikuti Workshop Manajemen Bupati Cirebon Resmikan SD SAI Islamic Full Day School, Dorong Pendidikan Islam Kuasai Agama, Sains dan Budaya

“Saat diperiksa, api sudah berkobar hebat di kandang sebelah,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman melalui Kapolsek Kota Iptu Piki Krismanto.

Warga dan pekerja kandang kemudian berupaya memadamkan api dan meminta bantuan. Laporan diteruskan kepada pemerintah desa, kepolisian, serta petugas pemadam kebakaran.

Sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan ke lokasi. Petugas bersama warga berjibaku memadamkan api hingga akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB.

Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada blower atau alat pembuang udara di dalam kandang. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Namun, pemilik kandang, Nono Nurbuono, diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp2 miliar. Kerugian meliputi bangunan kandang, peralatan peternakan, serta 18 ribu ekor DOC yang seluruhnya hangus terbakar.

“Pemilik kandang mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp2 miliar. Bangunan kandang, peralatan peternakan, hingga 18 ribu ekor DOC seluruhnya ludes terbakar,” kata Piki.

Polisi telah mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. (bae)

0 Komentar