Akibat Sebaran Abu Vulkanik, BIJB Kertajati Terima Pengalihan Penerbangan

BIJB Kertajati
ALTERNATIF: BIJB Kertajati kembali menjadi titik pengalihan penerbangan setelah gangguan operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Tampak jamaah umrah yang baru tiba melalui Bandara Kertajati, kemarin (7/9/2026). FOTO: BAEHAQI/RADAR MAJALENGKA 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- MAJALENGKA- Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kembali menjadi titik pengalihan penerbangan pada Senin (7/9/2026), menyusul gangguan operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.

GM/EGM BIJB Kertajati Nuril Huda mengatakan pihaknya kembali menerima pengalihan sejumlah penerbangan hari ini. Salah satunya Garuda Indonesia yang terbang dari Aceh dan Kualanamu menuju Kertajati. “Rencana untuk hari ini kita masih akan menerima pengalihan lagi beberapa maskapai. Salah satunya adalah Garuda Indonesia, yang saat ini sudah terbang dari Aceh dan Kualanamu menuju Kertajati,” ujar Nuril, kemarin.

Menurut Nuril, terdapat penerbangan kedatangan dan keberangkatan yang direncanakan berlangsung di BIJB Kertajati pada hari ini. Untuk penerbangan keberangkatan, Garuda Indonesia melayani rute dari Kertajati menuju dua kota di Arab Saudi, yakni Jeddah dan Madinah.

Baca Juga:Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Meluas, Ratusan Penerbangan TerdampakKertajati Jadi Alternatif, Flight dari Arab Saudi Sudah Masuk

Para penumpang yang akan melakukan perjalanan menuju Tanah Suci sebelumnya menjalani proses check-in di Bandara Soekarno-Hatta. “Setelah selesai check-in, mereka akan naik bus, kemudian menuju Kertajati untuk melakukan clearance dan penerbangan melalui Kertajati,” katanya.

Berdasarkan data penerbangan, GA952 dengan rute Kertajati-Jeddah dijadwalkan berangkat pukul 22.00 waktu setempat dengan membawa 322 penumpang. Sementara GA962 dengan rute Kertajati-Madinah dijadwalkan berangkat pukul 23.50 waktu setempat dengan membawa 385 penumpang.

Total terdapat 707 jamaah umrah yang diberangkatkan melalui Kertajati. Seluruh jemaah tersebut terbagi dalam lima kloter. Untuk mendukung keberangkatan, para jamaah dibawa menggunakan 20 unit bus DAMRI dari Terminal 2F.

Sementara itu, bagasi jamaah umrah diangkut menggunakan dua unit truk Fuso dari Terminal 2F. Kertajati pun memperpanjang kesiapan operasionalnya. Jika biasanya layanan bandara berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WIB, dalam situasi saat ini Kertajati membuka operasional selama 24 jam.

“Bandara ini buka selama 24 jam. Karena kalau biasanya kita hanya sampai dengan jam 6 sore, tapi dengan kejadian ini, tadi pagi kita mengajukan notification to airmen bahwa Bandara Kertajati buka selama 24 jam,” ujar Nuril.

Ia memastikan kesiapan tidak hanya untuk menerima pesawat yang dialihkan, tapi juga layani penerbangan yang berangkat dari Kertajati. “Pada prinsipnya kita support, baik untuk yang datang maupun yang berangkat. Untuk yang datang, kita juga menyiapkan semuanya, termasuk kita koordinasi dengan CIQ internasional. Dan untuk keberangkatan, kita pun juga menyiapkan segala fasilitas, baik itu terkait keselamatan, keamanan, serta yang lainnya,” katanya.

0 Komentar