Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada penerapan teknologi, tetapi juga membutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, hingga pemerintah desa.
Menurutnya, program tersebut merupakan bagian dari penerapan pertanian modern yang tengah didorong pemerintah untuk meningkatkan produksi pertanian.
“Program PMAAS ini merupakan program nasional yang merupakan arahan langsung dari Bapak Presiden dan Bapak Menteri Pertanian. PMAAS ini merupakan penerapan pertanian modern dengan target minimal produktivitas 10 ton per hektare,” ujar Detia. (awr)
