Petugas Gabungan Perlu Waktu 3 Jam Untuk Padamkan Kebakaran Kebun di Kroya

Kebakaran kebun di Kroya
Petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat, memastikan api benar-benar telah padam di Blok Erpa, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Minggu malam (5/9/2026). FOTO: ANANG SYAHRONI
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Indramayu. Kali ini, kebakaran melanda kebun seluas kurang lebih 3 hektare milik warga di Blok Erpa, Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, pada Minggu malam (5/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Kondisi lahan pekarangan yang kering, ditambah banyaknya dedaunan dan ranting pohon yang juga dalam kondisi kering, membuat proses pemadaman cukup sulit. Petugas gabungan dari Damkar Indramayu, Polri, TNI, serta masyarakat harus bekerja keras untuk mengendalikan kobaran api.

Danru 2 Pos Damkar Patrol, Arih Ropianto mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran lahan pekarangan milik warga di Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, sekitar pukul 19.00 WIB.

Baca Juga:Peta Administrasi Desa Panyosogan Diperbarui lewat Pena DesaSiaga Hadapi Sebaran Abu Vulkanik,  Pemkab Majalengka Terbitkan Surat Edaran

“Jam 7 malam kita dapat laporan langsung berangkat, sempat mengalami kesulitan saat padamkan karena kebakaran dengan cepat meluas, sehingga kami meminta bantuan dari Brigif TP 34/CB, dan dari personel kepolisian,” ujarnya.

Setelah berjibaku selama kurang lebih tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 23.00 WIB. Setelah itu, petugas gabungan langsung melakukan penyisiran di area kebun jati untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

“Bahkan, Pak Kapolres juga datang langsung ikut serta melakukan upaya pemadam api, serta menelusuri titik api. Alhamdulillah tidak sampai merembet lebih jauh lagi atau ke pemukiman warga,” tuturnya.

Terpisah, Kapolres Indramayu, AKBP Prianggo PM mengatakan, terdapat dua titik kebakaran yang terjadi di Desa Tanjungkerta. Kobaran api berhasil dipadamkan berkat kerja sama antara Polri, TNI, Damkar, dan masyarakat sekitar.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan sedang kering. Masyarakat juga diminta tidak membuang puntung rokok secara sembarangan.

“Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian, kami berharap kejadian kebakaran lahan dapat diminimalkan dan tidak kembali terulang,” kata Prianggo saat meninjau lokasi kebakaran lahan. (oni)

0 Komentar