“Kita dari PSTI juga menyambut baik kabar dari Dispara Kabupaten Indramayu terkait kepastian para atlet bisa berangkat ke Porprov Jabar XV,” ujarnya.
Sebelumnya, Kepala Dispara Kabupaten Indramayu, Dr Ahmad Syadali MEd mengatakan, anggaran untuk mendukung keberangkatan atlet telah disiapkan pemerintah daerah. Dana tersebut dialokasikan untuk tiga induk organisasi olahraga, yakni KONI, KORMI, dan NPCI.
“Isu atlet tidak berangkat, itu tidak benar. Atlet tetap dipastikan berangkat untuk kegiatan Porprov. Kami telah siapkan anggaran pemberangkatan tiga induk organisasi olahraga KONI, KORMI, dan NPCI sebesar Rp3 miliar dari APBD. Bahkan, kita juga sudah komunikasikan hal ini dengan KONI, KORMI, dan NPCI,” jelas Ahmad Syadali kepada Radar Indramayu, Kamis (3/9).
Baca Juga:Petugas Gabungan Perlu Waktu 3 Jam Untuk Padamkan Kebakaran Kebun di KroyaPeta Administrasi Desa Panyosogan Diperbarui lewat Pena Desa
Menurut Syadali, mekanisme pengelolaan anggaran menjadi salah satu alasan munculnya perbedaan pemahaman mengenai dukungan dana untuk pelaksanaan Porprov. Anggaran tersebut tidak diberikan melalui skema hibah kepada KONI, tetapi dikelola langsung oleh dinas dalam bentuk kegiatan.
Pengelolaan melalui dinas dilakukan karena harus menyesuaikan dengan aturan Standar Satuan Harga (SSH) serta regulasi yang berkaitan dengan ASN. Dengan mekanisme tersebut, penggunaan anggaran dinilai berbeda dan tidak sebebas skema hibah yang selama ini diterapkan kepada KONI.
Syadali menjelaskan, keputusan tersebut juga mengacu pada hasil konsultasi Badan Keuangan Daerah (BKD) dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Berdasarkan hasil konsultasi tersebut, hibah tidak diperbolehkan diberikan dua kali dalam periode yang sama.
“Bupati atau pemerintah daerah menghindari risiko hukum, sehingga anggaran dipindahkan dari skema langsung ke kegiatan internal dinas, anggaran memprioritaskan biaya keberangkatan, akomodasi, serta makan atau minum. Tidak mencakup pembelian peralatan tanding baru atlet dimaksimalkan menggunakan peralatan yang ada,” jelasnya.
Dengan skema tersebut, Dispara memastikan, kebutuhan utama atlet untuk berangkat dan mengikuti pertandingan tetap menjadi prioritas. Anggaran yang tersedia akan diarahkan untuk mendukung kebutuhan keberangkatan, akomodasi, serta konsumsi selama pelaksanaan Porprov. (oni)
