Camat Jadi Pembina Upacara di SDIT Muhammadiyah 

SDIT Muhammadiyah Harjamukti
UPACARA:  Pelaksanaan upacara bendera di SDIT Muhammadiyah Harjamukti. Foto: SDIT Muhammadiyah Kalijaga for Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Camat Harjamukti, Rd Yuki Maulana Hidayat SSTP, menjadi pembina upacara bendera di SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon, Senin (14/9). Kehadirannya menjadi momentum untuk memberikan motivasi dan semangat kepada para siswa agar tumbuh menjadi generasi berkarakter, disiplin, berilmu, dan berakhlak mulia.

Dalam amanatnya, Yuki menyampaikan pesan sesuai Janji Pelajar Muhammadiyah keenam, yakni para siswa harus siap menjadi kader Muhammadiyah sekaligus kader bangsa. Karena itu, ia meminta para siswa belajar dengan tekun agar kelak mampu menjadi penerus bangsa.

“Baik nantinya menjadi guru, kepala sekolah, lurah, camat, wali kota, gubernur, bahkan presiden,” jelasnya.

Baca Juga:Polres Cirebon Kota Operasi Pekat Sita 201 Botol MirasBidik Tambahan Pendapatan dari Musim Tanam Ketiga

Yuki juga menceritakan pengalamannya saat menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) ketika masih bersekolah di Kabupaten Sumedang. Menurutnya, menjadi anggota Paskibra membutuhkan perjuangan, kedisiplinan, dan latihan.

“Pelajar harus siap menjadi diri yang lebih baik dengan banyak berlatih dan jangan pantang menyerah agar selalu menjadi siswa-siswi yang berprestasi,” ungkapnya.

Kepala SDIT Muhammadiyah Harjamukti Kota Cirebon, Encup Supriatna SPd, mengapresiasi kesediaan Camat Harjamukti menjadi pembina upacara sekaligus memberikan motivasi kepada para siswa.

“Kami berterima kasih kepada Camat Harjamukti yang memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus berlatih dan tidak pantang menyerah agar menjadi siswa-siswi yang berprestasi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PCM Harjamukti, Yandi Heryandi MPd, mengatakan, PCM Harjamukti berkomitmen menjadikan SDIT Muhammadiyah Harjamukti sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkemajuan.

Menurutnya, sekolah Muhammadiyah tidak hanya memberikan pendidikan akademik, tetapi juga mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).

“Kami berkomitmen mencetak kader Muhammadiyah yang kokoh secara spiritual dan kader bangsa sebagaimana Ikrar Janji Pelajar Muhammadiyah,” pungkasnya. (apr/opl)

0 Komentar