174 Pejabat Fungsional Pemkab Kuningan Dilantik, Guru hingga Nakes

Ist 
DILANTIK: Sebanyak 174 pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Kuningan dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan. 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Penguatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Kuningan terus didorong melalui peningkatan profesionalisme aparatur. Sebanyak 174 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan resmi dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya dalam apel pagi di Halaman Kantor Pemda Kuningan.

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 139 orang merupakan tenaga pendidik atau guru, 31 tenaga kesehatan, dan 4 lainnya berasal dari jabatan fungsional berbeda.

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar menegaskan, pelantikan pejabat fungsional tidak boleh dipandang sebatas proses administratif kepegawaian. Jabatan tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan dengan keahlian, kompetensi, profesionalisme, dan integritas.

Baca Juga:Pendapatan Daerah Kuningan Turun Rp186 Miliar dalam Perubahan APBD 2026Komando Penaburan Benih Serentak 2026, Perhutani KPH Kuningan Targetkan 76 Ribu Bibit Pinus 

Menurut Dian, pejabat fungsional memiliki karakter tugas yang berbeda dengan pejabat struktural. Jika pejabat struktural lebih banyak menjalankan fungsi administratif dan manajerial, pejabat fungsional dituntut mengedepankan kemampuan teknis sesuai bidang keahliannya.

“Ini sebenarnya mengemban amanah yang lebih berat, mengemban tugas yang sangat penting. Kalau pejabat struktural lebih bersifat administratif manajerial, pejabat fungsional lebih bersifat teknis karena punya keahlian, profesionalisme dan integritas,” kata Dian.

Ia menilai keberadaan pejabat fungsional sangat menentukan jalannya birokrasi karena mereka bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat melalui bidang keahlian masing-masing. Karena itu, kualitas pelayanan publik sangat bergantung pada kemampuan aparatur dalam menjalankan tugas secara profesional.

Dian juga mengingatkan agar jabatan tidak hanya dimaknai sebagai jenjang karier atau jalan untuk memperoleh kenaikan pangkat. Menurutnya, ukuran keberhasilan seorang pejabat justru terlihat dari manfaat yang mampu diberikan selama mengemban amanah tersebut.

“Jabatan itu sementara, hanya hitungan tahun, bulan. Yang terpenting seberapa jauh kebermaknaan jabatan yang kita emban ini memberikan manfaat, terutama bagi masyarakat,” ujarnya.

Khusus kepada 139 guru yang dilantik, Dian memberikan perhatian pada peran mereka dalam membentuk karakter generasi muda. Ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak cukup hanya menghasilkan peserta didik yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak yang baik.

Menurutnya, guru memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah masih ditemukannya kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah.

0 Komentar