“PDIP mendorong efisiensi belanja barang dan jasa agar sebagian anggaran dapat dialihkan untuk memperbesar belanja modal, terutama pembangunan infrastruktur,” ucapnya.
Jalan rusak dan irigasi pertanian menjadi perhatian utama. “Anggaran sekitar Rp231,57 miliar untuk jalan, jaringan dan irigasi harus benar-benar difokuskan pada kebutuhan masyarakat serta mendukung ketahanan pangan petani,” tuturnya.
Tak hanya itu, DPRD juga mempertanyakan estimasi SILPA sebesar Rp102 miliar. “Angka itu dinilai perlu dijelaskan secara rinci agar diketahui apakah berasal dari efisiensi atau justru karena program tidak terlaksana secara optimal,” pungkasnya. (sam)
