Wilayah yang masuk kategori risiko tinggi antara lain Kecamatan Bantarujeg, Cigasong, Dawuan, Jatitujuh, Kadipaten, Kasokandel, Kertajati, Lemahsugih, Leuwimunding, Ligung, Majalengka, Palasah, Panyingkiran, dan Sumberjaya.
Adapun wilayah dengan kategori risiko sedang terdapat di sejumlah desa di Kecamatan Leuwimunding, Majalengka, Sumberjaya, dan Talaga.Untuk membantu masyarakat terdampak, BPBD bersama unsur terkait melakukan distribusi air bersih.
Pada periode 15 Juli hingga 9 September 2026, sekitar 250 ribu liter air bersih telah disalurkan.Bantuan tersebut menjangkau 2.801 kepala keluarga atau sekitar 9.553 jiwa, terdiri atas 4.348 laki-laki dan 5.205 perempuan.
Baca Juga:Warga Randusari Sepakat Relokasi, DPRD Kuningan Diminta Bentuk Tim Khusus BendunganPemkab-Organisasi Kemasyarakatan Bantu Korban Kebakaran
Distribusi dilakukan sebanyak 43 kali ke 10 desa yang tersebar di delapan kecamatan. Bantuan air berasal dari BPBD sebanyak 39 ribu liter, Polri 56 ribu liter, dan PMI 155 ribu liter.
“Distribusi air bersih menjadi salah satu langkah yang dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Penanganan dilakukan berdasarkan kebutuhan dan kondisi di lapangan,” kata Agus.
BPBD juga menyiapkan pola penanganan terpadu melalui posko komando untuk memastikan respons terhadap bencana berlangsung cepat, tepat, dan terintegrasi.
Ancaman kekeringan dan karhutla masih perlu diwaspadai selama musim kemarau. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menjadi dasar pemetaan BPBD, awal musim kemarau 2026 diperkirakan berlangsung pada dasarian kedua Mei, sedangkan puncak musim kemarau terjadi pada Agustus.
Karena itu, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara terbuka.BPBD Majalengka terus berkoordinasi dengan berbagai unsur untuk menangani kedua ancaman tersebut.
Selain penanganan karhutla, pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak kekeringan menjadi prioritas selama status siaga darurat berlangsung. (bae)
