Lahan 3,5 Hektare di Kawasan TNGC Kuningan Kebakaran

Karhutla kembali terjadi di kawasan sekitar Taman Nasional Gunung Ciremai TNGC
Karhutla kembali terjadi di kawasan sekitar Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), api membakar sekitar 3,5 hektare lahan PT Geger Halang di Blok Erpah, Desa Cibeureum, Kecamatan Cilimus.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Kabupaten Kuningan. Kali ini, api membakar sekitar 3,5 hektare lahan milik PT Geger Halang di Blok Erpah, Desa Cibeureum, Kecamatan Cilimus, dan merembet hingga sebagian kawasan TNGC.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah mengatakan, laporan kebakaran diterima pada Rabu (16/9) setelah petugas Perhutani Polisi Hutan (Polhut) TNGC yang tengah melakukan patroli melihat kepulan asap dari arah utara lahan masyarakat.

“Sekitar pukul 08.00 WIB, saksi melihat kepulan asap dari arah utara lahan masyarakat di kawasan Blok Lambosir. Saksi kemudian berupaya melakukan pemadaman secara manual,” jelasnya.

Baca Juga:ESI Majalengka Sambut Positif Ketua Umum PB ESI Terpilih Korban Dugaan Penipuan Cari Keadilan, Modus Kerja Sama MBG, Kerugian Rp700 Juta

Upaya pemadaman kemudian diperkuat setelah Kepala Desa Cibeureum, menghubungi UPT Damkar Kuningan sekitar pukul 09.44 WIB untuk meminta bantuan penanganan kebakaran. Petugas Damkar langsung menuju lokasi dengan mengerahkan enam personel dan satu unit kendaraan pemadam, sekaligus pendinginan berlangsung sekitar satu jam.

Penanganan di lapangan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan personel Koramil Cilimus, Polsek Cilimus, Batalyon TP/839 SA, BPBD Kuningan, pegawai Balai TNGC, Kecamatan Cilimus, Satpol PP BKO Cilimus, aparat Desa Setianegara dan Cibeureum, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta warga setempat.

“Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan, petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan di lokasi untuk mengetahui luasan area yang terbakar dan penyebabnya,”ujarnya.

Hasil pendataan menunjukkan, kebakaran menghanguskan sekitar 3,5 hektare lahan di Blok Erpah milik PT Geger Halang. Selain itu, api juga membakar sekitar 150 meter persegi kawasan TNGC. Untuk penyebab kebakaran, hingga kini belum dapat dipastikan.

Tidak ada saksi yang melihat secara langsung titik awal munculnya api. Namun berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lapangan, kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab dan kemudian merembet ke vegetasi hutan serta lahan di sekitarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Sementara kerugian material belum dapat dihitung karena vegetasi yang terbakar berupa semak belukar dan alang-alang yang tidak memiliki nilai ekonomis di pasaran.

0 Komentar