Sebagai langkah penanganan, BPBD telah melakukan berbagai upaya mitigasi, di antaranya normalisasi dan pengerukan sungai, pembangunan tanggul serta kolam retensi, pembuatan sumur resapan dan biopori, hingga perbaikan sistem drainase.
Namun demikian, upaya jangka panjang dinilai tetap menjadi kunci. BPBD mendorong adanya penataan ulang wilayah, terutama pada kawasan bekas tambang dan daerah aliran sungai, serta penghentian alih fungsi lahan yang tidak terkendali.
“Selain itu, peningkatan kesadaran masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mitigasi bencana,” ujarnya.
Baca Juga:Pembongkaran Jembatan Kalibaru Berpotensi Langgar UU MTsN 2 Gelar Tes Kemampuan Akademik
Ia menambahkan, edukasi dan sosialisasi terus digencarkan agar masyarakat memahami langkah-langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi darurat.
“Dengan berbagai langkah tersebut, diharapkan risiko bencana di Kabupaten Cirebon dapat ditekan, sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana,” pungkasnya. (sam)
