RADARCIREBON.ID- Langkah awal perburuan kursi SMA Negeri di Jawa Barat tertahan sejenak. Berdasarkan pantauan pada situs resmi Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat hingga Selasa siang (16/6/2026), sistem pendaftaran daring untuk Tahap 1 nyatanya masih terkunci dan belum dapat diakses oleh calon peserta didik.
Kondisi ini sejalan dengan kebijakan jeda yang diambil oleh panitia wilayah. Berdasarkan pengumuman resmi di akun Instagram @disdikjabar pada Selasa kemarin, seluruh layanan pendaftaran dan verifikasi fisik untuk SPMB Tahap 1 memang diputuskan untuk tidak dibuka untuk sementara waktu.
Penghentian sementara operasional ini disebabkan oleh adanya Hari Libur Nasional. Imbas dari libur nasional tersebut berkejaran langsung dengan antarmuka sistem aplikasi pendaftaran. Jika membuka situs resmi SPMB Jabar, lini masa pelaksanaan seleksi tampak masih tertahan.
Baca Juga:Digitalisasi Bansos akan Diperkuat Teknologi GoToSiapkan Anggaran Rp13,28 Triliun, Renovasi Satuan Pendidikan, Menko PMK: Prioritas Presiden Bangun SDM
Pada menu “Tahap Pelaksanaan”, fase Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang dijajalkan pada 29 Mei hingga 14 Juni 2026 sudah tertera tanda hijau dengan keterangan “Sudah Berakhir”. Namun, pada kolom di bawahnya, yakni “Tahap 1” yang dialokasikan untuk rentang tanggal 15 Juni hingga 29 Juni 2026, tombol indikatornya masih berwarna abu-abu dengan status tegas: “Belum Dimulai”. Status serupa juga terlihat pada rencana pelaksanaan Tahap 2 yang dijadwalkan bergulir akhir Juni nanti.
Sesuai maklumat resmi, integrasi sistem dan verifikasi berkas baru akan diaktifkan kembali secara normal mulai Rabu besok, 17 Juni hingga 19 Juni 2026. Akses penuh bagi para orang tua dan calon murid akan dibuka berkala dari pukul 08.00 sampai 21.00 WIB.
Jeda waktu ini dapat dimanfaatkan oleh para pendaftar untuk mematangkan strategi dan melengkapi dokumen persidangan administratif. Sebab, begitu sistem dibuka besok, persaingan ketat antarjalur seleksi otomatis langsung berjalan di bawah pembagian kuota yang ketat.
Untuk jenjang SMA, porsi penerimaan bersandar pada empat pintu masuk: jalur domisili sebesar 35 persen, jalur prestasi sebesar 30 persen, jalur afirmasi sebesar 30 persen, dan sisa 5 persen untuk jalur mutasi tugas orang tua. Calon murid yang membidik jalur domisili wajib memastikan Kartu Keluarga (KK) mereka telah diterbitkan minimal satu tahun sebelum tanggal pendaftaran.
