Raih Bronze Medal di Cisco NetAcad Riders 2026

Cisco Academy STMIK IKMI Cirebon
BERPRESTASI: Dosen sekaligus Instruktur Cisco Academy STMIK IKMI Cirebon, Martanto (kedua kiri), bersama tiga mahasiswa peraih bronze medal Cisco NetAcad Riders 2026. FOTO: ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Tiga mahasiswa STMIK IKMI Cirebon meraih bronze medal dalam kompetisi jaringan internasional Cisco NetAcad Riders 2026. Mereka bersaing dengan sekitar 300 peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Adhitya Maulana, Muhammad Faturrohman, dan Rizal Rifaldy. Kompetisi yang diselenggarakan Cisco Networking Academy (NetAcad) itu berlangsung secara daring pada 2 April 2026.

Ketua STMIK IKMI Cirebon, Assoc. Prof Dr Dadang Sudrajat SSi MKom menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam bersaing di bidang teknologi jaringan.

Baca Juga:Pembongkaran Jembatan Kalibaru Berpotensi Langgar UU MTsN 2 Gelar Tes Kemampuan Akademik

“Prestasi ini membuktikan mahasiswa STMIK IKMI Cirebon memiliki kompetensi dan daya saing di bidang teknologi jaringan,” ujarnya, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, kampus terus mendorong mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi akademik maupun teknologi sebagai sarana mengukur kemampuan sekaligus menambah pengalaman di luar perkuliahan.

“Ajang seperti ini penting untuk meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam bersaing,” katanya.

Dosen sekaligus instruktur Cisco Academy STMIK IKMI Cirebon, Martanto, M.Kom., menjelaskan Cisco NetAcad Riders merupakan agenda tahunan untuk menjaring talenta terbaik di bidang jaringan komputer.

Ia menyebutkan, pada tahun sebelumnya STMIK IKMI Cirebon memiliki sekitar 900 peserta program NetAcad, sehingga memperoleh kuota sembilan peserta dalam kompetisi tersebut.

“Sembilan mahasiswa mengikuti lomba secara daring dari aula kampus dan mengerjakan soal secara individu,” jelasnya.

Dalam kompetisi tersebut, peserta harus menjawab 60 soal dalam waktu 60 menit dengan materi seputar jaringan komputer dan teknologi Cisco.

Baca Juga:Cinofest 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Inovasi, Pemkab Cirebon Bidik Dampak EkonomiKorlantas Polri Dukung Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Kini Lebih Mudah, KTP Pemilik Lama Tak Lagi Wajib

Dari sembilan peserta yang dikirimkan, tiga mahasiswa berhasil meraih bronze medal berdasarkan nilai yang diperoleh. Adhitya Maulana hanya salah empat soal, Muhammad Faturrohman salah lima soal, dan Rizal Rifaldy salah tujuh soal.

Martanto menilai persaingan dalam kompetisi tersebut cukup ketat karena diikuti ratusan peserta dari berbagai akademi NetAcad di Indonesia.

“Meski sebagai perguruan tinggi swasta, kami mampu bersaing dengan kampus besar,” ujarnya.

Ia menambahkan, keikutsertaan dalam kompetisi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran sekaligus menunjukkan eksistensi kampus di bidang teknologi informasi.

Ke depan, STMIK IKMI Cirebon juga mempersiapkan mahasiswa untuk mengikuti berbagai kompetisi teknologi lainnya, termasuk kegiatan Bug Bounty 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

0 Komentar