MAJALENGKA – Dinamika menuju kontestasi pilkada serentak nasional mulai terasa di daerah. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Majalengka memanfaatkan momentum Musyawarah Cabang (Muscab) ke-X sebagai ajang konsolidasi politik untuk memperkuat posisi menghadapi pertarungan elektoral mendatang.
Kegiatan yang digelar di Kantor DPC PPP Majalengka, Minggu (19/4/2026), mengusung tema “Bersatu, Berkhidmat, Membangun Umat”. Agenda tersebut tidak hanya menjadi forum organisasi, tetapi juga bagian dari strategi memperkuat mesin politik partai dalam menghadapi kompetisi pilkada yang diperkirakan semakin ketat.
Ketua DPC PPP Majalengka, M Fajar Shidik, mengatakan partainya tengah berada dalam tren positif pasca-Pemilu 2024. PPP berhasil meraih empat kursi dari lima daerah pemilihan di Kabupaten Majalengka, dengan peningkatan suara signifikan dibandingkan pemilu sebelumnya.
Baca Juga:Ratusan Sekolah Rusak di Majalengka, Pemkab Ajukan BanpresAtlet Berprestasi Kuningan Diganjar Apresiasi, Komitmen Bangun Masa Depan Olahraga Daerah
“Perolehan suara meningkat dari sekitar 30 ribu pada 2019 menjadi 50 ribu suara pada 2024. Ini menjadi modal penting untuk menghadapi pilkada dan kontestasi politik berikutnya,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Menurut Fajar, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja kolektif kader di tingkat akar rumput serta strategi kampanye yang mulai menyesuaikan dengan perubahan perilaku pemilih. Ke depan, PPP Majalengka akan memprioritaskan penguatan basis pemilih muda yang dinilai menjadi penentu dalam peta politik nasional.
Ia menjelaskan, generasi Z dan generasi Alpha memiliki karakteristik berbeda dibandingkan pemilih konvensional. Oleh karena itu, pendekatan politik harus adaptif, termasuk melalui pemanfaatan platform digital serta isu-isu yang relevan dengan generasi muda.
“Pemilih pemula memiliki peran strategis. Kami ingin memastikan PPP hadir sebagai pilihan yang relevan bagi mereka,” katanya.
Selain fokus pada ekspansi basis pemilih, Muscab juga menjadi ruang untuk memastikan soliditas internal partai tetap terjaga. Fajar menegaskan, kekompakan kader menjadi faktor utama dalam memenangkan kontestasi politik, baik di tingkat lokal maupun nasional.
Sementara itu, Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menilai kinerja PPP Majalengka sebagai salah satu yang menonjol di Jawa Barat. Ia mengapresiasi peningkatan perolehan suara yang dinilai sebagai hasil dari kepemimpinan yang efektif di tingkat daerah.
