Menurutnya, Muscab menjadi momentum strategis untuk melakukan regenerasi kepemimpinan sekaligus memperkuat arah politik partai ke depan. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan kader dalam menghadapi pilkada serentak mendatang.
“Ini saatnya PPP melakukan lompatan besar. Konsolidasi organisasi harus dibarengi dengan kesiapan menghadapi kontestasi politik yang semakin dinamis,” ujarnya.
Ia menambahkan, PPP sebagai partai berbasis ideologis harus tetap konsisten memperjuangkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal tersebut, lanjutnya, harus tercermin dalam kerja-kerja politik kader, termasuk di lembaga legislatif daerah.
Baca Juga:Ratusan Sekolah Rusak di Majalengka, Pemkab Ajukan BanpresAtlet Berprestasi Kuningan Diganjar Apresiasi, Komitmen Bangun Masa Depan Olahraga Daerah
Dalam konteks pilkada nasional, penguatan struktur partai di tingkat daerah dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing. PPP Majalengka diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam memperluas pengaruh partai, khususnya di Jawa Barat.
Dengan bekal capaian elektoral dan konsolidasi organisasi yang terus diperkuat, PPP Majalengka optimistis dapat memainkan peran signifikan dalam peta politik pilkada nasional.
Muscab X menjadi penanda awal upaya partai untuk memperluas pengaruh sekaligus meraih kemenangan pada kontestasi mendatang. (bae)
