Wakil Walikota Cirebon: Perempuan Harus Cerdas Kelola Keuangan Keluarga

perempuan cerdas kelola keuangan
Wakil Walikota Hj Siti Farida Rosmawati SPdI menghadiri kegiatan edukasi keuangan Majelis Taklim Asy Syifa di Bandar Djakarta. FOTO: ADBULLAH - RADARCIREBON.ID
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Perempuan dituntut cerdas dalam mengelola keuangan keluarga melalui penguatan literasi keuangan. Hal tersebut disampaikan Wakil Walikota Cirebon, Hj Siti Farida Rosmawati SPdI, saat menghadiri kegiatan edukasi keuangan Majelis Taklim Asy Syifa di Bandar Djakarta.

Menurutnya, edukasi keuangan menjadi sarana pembelajaran sekaligus penguatan peran perempuan dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga.

Kegiatan yang berlangsung dalam nuansa peringatan Hari Kartini itu mengangkat tema aktualisasi nilai-nilai Kartini melalui edukasi keuangan berkelanjutan. Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan modern, di mana perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan rumah tangga.

Baca Juga:YouTube Sudah, Roblox Belum, Komdigi Minta Platform Patuhi PP TunasAlhamdulillah, Kloter Perdana Jemaah Haji Indonesia Tiba di Madinah

“Ketika seorang ibu memahami cara mengatur pendapatan, menabung, dan merencanakan investasi secara bijak, maka ia sedang membangun fondasi ekonomi yang kuat bagi keluarganya,” ujar Farida.

Perempuan yang akrab disapa Rida itu menegaskan, literasi keuangan tidak sekadar mengelola uang, tetapi juga bagian dari upaya membangun kemandirian dan ketahanan keluarga.

Ia menilai, tantangan saat ini bukan hanya soal akses, tetapi juga bagaimana masyarakat terhindar dari perilaku konsumtif, investasi ilegal, hingga praktik pinjaman yang merugikan.

“Emansipasi modern diwujudkan melalui kemandirian finansial. Perempuan yang cakap secara ekonomi akan mampu mengambil keputusan terbaik bagi keluarganya. Karena itu, edukasi keuangan harus menjadi gerakan bersama,” tegasnya.

Rida juga menekankan pentingnya keberlanjutan edukasi melalui komunitas sosial dan keagamaan yang dekat dengan masyarakat. Pemerintah Kota Cirebon, lanjutnya, berkomitmen mendorong penguatan literasi keuangan melalui berbagai kolaborasi.

“Ilmu yang diperoleh diharapkan tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan disebarluaskan di lingkungan sekitar,” katanya.

Sementara itu, Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyebut kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen dalam meningkatkan literasi, inklusi keuangan, serta perlindungan konsumen, khususnya bagi perempuan.

Baca Juga:JP Morgan: Indonesia Negara Paling Tahan Krisis Energi ke-2 di DuniaPemprov Jabar – Kota Bandung Kompak Tata Gedung Sate dan Monumen Perjuangan

Menurutnya, perempuan merupakan pilar penting dalam menjaga ketahanan finansial keluarga yang berdampak pada ketahanan ekonomi nasional.

“Komunitas perempuan memiliki peran besar dalam membangun kesadaran finansial di tingkat keluarga,” ujarnya.

Ia menambahkan, masih banyak masyarakat, terutama perempuan, yang membutuhkan pemahaman terkait perencanaan keuangan, investasi aman, serta kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal.

0 Komentar