Sejumlah Desa di Pelosok Kuningan Mulai Krisis Air Bersih

Ist 
DISTRIBUSI AIR: Baznas Kabupaten Kuningan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga Desa Karangkancana yang terdampak krisis air akibat musim kemarau. 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Musim kemarau mulai memicu krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Kuningan. Salah satu daerah yang terdampak adalah Desa Karangkancana, di mana pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari semakin terbatas sehingga warga terpaksa mengandalkan bantuan air bersih yang didistribusikan menggunakan mobil tangki.

Sejak pagi, puluhan warga tampak memadati lokasi penyaluran dengan membawa ember, jeriken, hingga drum penampung air. Mereka rela mengantre selama berjam-jam demi memperoleh jatah air bersih yang akan digunakan untuk kebutuhan memasak, mandi, mencuci, hingga keperluan rumah tangga lainnya.

Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan. Melalui program kemanusiaan, Baznas menyalurkan bantuan air bersih sebagai upaya membantu masyarakat yang mulai kesulitan memperoleh pasokan air akibat musim kemarau yang berkepanjangan.

Baca Juga:Perempuan Berdaya Hadapi Bencana, BPBD Kuningan Perkuat Mitigasi dari Lingkup KeluargaJemaah Telantar di Bandara, Bupati Dian Minta Travel Umrah Bertanggung Jawab

Wakil Ketua Baznas Kuningan, Asep Z Fauzi, mengatakan bantuan tersebut merupakan wujud penyaluran amanah dari para muzaki dan munfiq kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, meski jumlah bantuan yang diberikan masih terbatas, kehadiran Baznas diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan.

“Baznas hadir untuk menyalurkan amanah para muzaki dan munfiq. Kali ini kami membawa misi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan air bersih bagi warga yang terdampak krisis air. Memang jumlahnya belum banyak, namun kami berharap dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat yang sedang mengalami kekeringan,” ujar Asep.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki dan munfiq yang terus mempercayakan penyaluran zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kuningan. Dukungan tersebut dinilai menjadi modal penting agar berbagai program sosial dan kemanusiaan dapat terus berjalan serta menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Tingginya kebutuhan air bersih di Desa Karangkancana membuat proses distribusi berlangsung cukup lama. Satu unit mobil tangki bahkan membutuhkan waktu hingga sore hari untuk memenuhi seluruh wadah penampung milik warga yang mengantre.

Asep menjelaskan, bantuan yang disalurkan ke Desa Karangkancana merupakan bagian dari alokasi 20 tangki air bersih yang didukung Baznas RI dan difasilitasi Baznas Kuningan. Bantuan tersebut diprioritaskan bagi desa-desa yang mengalami kekeringan selama musim kemarau.

0 Komentar