Aman Yani Hilang Kontak dengan Keluarga sejak 2026, Kini Terseret Peristiwa Paoman

Mencuat Nama Aman Yani, Pihak Keluarga Serahkan
MISTERIUS: Pihak keluarga Aman Yani dan pengacara Ruslandi (kiri) memastikan Aman Yani tak diketahui keberadannya atau hilang sejak 2016. Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

Terkait pembunuhan, dalam konferensi pers tersebut polisi menyebut peristiwa itu terencana, dilandasi sakit hati Ririn kepada Budi Awaludin. Disebutkan, Ririn berencana sewa mobil milik Budi. Ia memberikan uang sewa kurang lebih Rp750 ribu. Pada 27 Agustus 2025, Ririn ke rumah Budi untuk mengambil kendaraan jenis Avanza tersebut.

Tapi ternyata kendaraan itu sedang mogok atau tak bisa digunakan. Ririn lalu meminta uangnya kembali, tapi korban mengatakan sudah terpakai. Ririn pun dendam dan mengajak Priyo menghabisi Budi sekaligus menarget harta benda korban.

Masih dalam konferensi pers itu, polisi menyebut Ririn mengiming-imingi Priyo dengan uang senilai Rp100 juta agar mau bekerjasama menghabisi korban. Lalu pada Kamis sore, 28 Agustus 2025, Ririn menghubungi korban Budi dan mengatakan akan berkunjung ke rumah dengan temannya untuk tujuan membicarakan bisnis jual beli minyak.

Baca Juga:Status Tenaga Honorer Guru Terancam Dihapus, Kadisdik Minta Guru Honorer Tak PanikJaga Kondisi Fisik Jelang Puncak Haji, Jamaah Gelombang Dua Harus Kenakan Ihram-Sandal sejak dari Embarkasi

Malam harinya pukul 23.00 WIB, Ririn dan Priyo tiba di rumah korban di Jl Siliwangi Nomor 52, Kelurahan Paoman, Kabupaten Indramayu. Mereka akhirnya bertemu Budi Awaludin dan pura-pura membicarakan bisnis jual beli minyak.

Keduanya disebut sudah menyiapkan pipa besi di dalam tas. Berganti hari, yakni Jumat dini hari, 29 Agustus 2025 mulai sekitar pukul 01.00 WIB, Ririn dan Priyo memulai aksi sadis tersebut. (oni/rc)

0 Komentar