FK UGJ Ajak Siswa SMA Rasakan Sehari Jadi Mahasiswa Kedokteran

FK UGJ Cirebon
MEDICAL ADVENTURE: FK UGJ Cirebon bekerja sama dengan BEM menggelar kegiatan bertajuk Medical Adventure UGJ, Minggu (10/5), di Gedung B Kampus FK UGJ. FOTO: IST/RADAR CIREBON
0 Komentar

“Kami ingin mendekatkan diri dengan siswa SMA di luar Jawa. Karena itu, selain kegiatan luring hari ini, ke depan kami akan menghadirkan Medical Adventure UGJ versi daring,” katanya.

Menurut Catur, penentuan kuota mahasiswa fakultas kedokteran di Indonesia mengacu pada sejumlah indikator, di antaranya akreditasi institusi, akreditasi rumah sakit pendidikan utama, serta rasio dosen dan mahasiswa.

Ia menjelaskan, setelah meraih akreditasi unggul, FK UGJ kini memperoleh kuota penerimaan mahasiswa baru sebanyak 250 orang per tahun. Sebelumnya, saat akreditasi masih B, kuota penerimaan dibatasi sebanyak 200 mahasiswa.

Baca Juga:Genjot Sertifikasi Halal UMKMPenanganan Rumah Ambruk Lamban dan Tidak Tuntas

Peningkatan kuota tersebut juga didukung kesiapan sumber daya manusia. Saat ini FK UGJ memiliki lebih dari 100 dosen untuk tahap akademik maupun profesi.

“Kami memiliki jumlah dosen yang sangat memadai sehingga dapat memberikan layanan terbaik dalam proses pembelajaran, baik pada tahap akademik maupun profesi,” tandasnya.

Dengan pencapaian akreditasi unggul dan dukungan tenaga pendidik yang memadai, FK UGJ optimistis mampu mencetak lulusan dokter yang kompeten secara akademik maupun keterampilan klinis untuk menjawab tantangan dunia kesehatan di masa depan. (abd)

Laman:

1 2
0 Komentar