RADARCIREBON.ID – Ribuan warga memadati pusat Kota Cirebon untuk menyaksikan Kirab Budaya Tatar Sunda bertajuk “Mahkota Bertahta Cinta” yang digelar Minggu malam (10/5).
Sejak sore, masyarakat telah memadati lokasi kirab untuk melihat langsung Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang hadir dalam kegiatan budaya tersebut.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Bahkan, sebagian masyarakat rela berdesakan sambil menggendong anak demi menyaksikan jalannya kirab.
Baca Juga:Genjot Sertifikasi Halal UMKMPenanganan Rumah Ambruk Lamban dan Tidak Tuntas
Suasana semakin meriah saat Dedi Mulyadi tiba di lokasi sekitar pukul 19.40 WIB dengan pengawalan ketat dari kepolisian, Satpol PP, dan TNI.
“Bapak Aing, Pak KDM,” teriak warga saat menyambut kedatangan gubernur.
Kirab dimulai beberapa menit setelah kedatangan Dedi Mulyadi yang didampingi Wali Kota Cirebon, Effendi Edo.
Prosesi diawali barisan pasukan pembuka dan warga pembawa hasil bumi. Selanjutnya, Dedi Mulyadi menunggangi kuda putih, diikuti kereta kencana pembawa mahkota dan rombongan budaya lainnya. Sementara Wali Kota Cirebon menunggangi kuda hitam di barisan belakang.
Kirab budaya tersebut menghadirkan delegasi seni dan budaya dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.
Kegiatan dimulai dari kawasan Gedung BAT Kota Cirebon dan melintasi jalur heritage pusat kota hingga berakhir di Alun-alun Sangkala Buana Kasepuhan.
Pemerintah Kota Cirebon bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum memperkenalkan budaya Sunda sekaligus kawasan heritage Kota Cirebon kepada masyarakat dan wisatawan.
Baca Juga:Ajak Anak Membuat dan Menghias Cupcake, TK Baitul Makmur Cirebon Menggelar Kegiatan outing ClassPeduli untuk Donor Darah, BEM IPB Cirebon Gelar Red Heroes Day
Kirab budaya itu menampilkan berbagai atraksi seni tradisional, parade budaya daerah, dan kesenian khas Sunda yang menarik perhatian masyarakat. (abd/adv)
