Terjebak di Jalan Buntu, Lima Pemuda Bersajam Diamankan

petugas Polres Cirebon Kota
TAK BERKUTIK: Lima pemuda diamankan petugas Polres Cirebon Kota setelah kedapatan membawa sajam saat patroli dini hari. FOTO: IST/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Tim Maung Samapta Polres Cirebon Kota mengamankan lima pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Jalan Angkasa Raya, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.

Kelima pemuda tersebut masing-masing berinisial MA (18), BP (18), IM (16), RM (18), dan OAB (23).

Kasat Samapta Polres Cirebon Kota AKP Joni mengatakan, penangkapan bermula saat petugas melakukan patroli dini hari dan mencurigai sekelompok pemuda yang berboncengan sambil membawa senjata tajam.

Baca Juga:Genjot Sertifikasi Halal UMKMPenanganan Rumah Ambruk Lamban dan Tidak Tuntas

Saat hendak dihentikan, para pemuda itu mencoba melarikan diri. Polisi kemudian melakukan pengejaran hingga para pelaku terjebak di jalan buntu.

“Saat patroli rutin, anggota mendapati sekelompok pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan. Ketika dihentikan mereka mencoba kabur, sehingga dilakukan pengejaran hingga terjebak di jalan buntu,” ujar AKP Joni.

Dari hasil penggeledahan, polisi mengamankan tiga unit sepeda motor dan empat senjata tajam (sajam) berupa dua bilah celurit panjang serta dua corbek.

Polisi menduga senjata tajam tersebut akan digunakan untuk aksi tawuran maupun tindak kriminal jalanan lainnya.

“Kelima orang itu kami bawa ke Mapolres Cirebon Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

Polisi masih mendalami asal-usul senjata tajam, motif para pelaku berkumpul pada dini hari, serta kemungkinan keterlibatan kelompok lain.

AKP Joni menegaskan, patroli rutin terus ditingkatkan untuk mencegah tawuran remaja dan kriminalitas jalanan yang meresahkan masyarakat.

Baca Juga:Ajak Anak Membuat dan Menghias Cupcake, TK Baitul Makmur Cirebon Menggelar Kegiatan outing ClassPeduli untuk Donor Darah, BEM IPB Cirebon Gelar Red Heroes Day

Pihak kepolisian juga mengimbau orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama pada malam hingga dini hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi tawuran. (cep)

0 Komentar