RADARCIREBON.ID – Proses seleksi dewan pengawas (dewas) dan direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Cirebon saat ini memasuki tahap akhir. Peserta yang dinyatakan lolos uji kelayakan dan kepatutan (UKK) dijadwalkan mengikuti tes wawancara dengan Kuasa Pemilik Modal (KPM), yakni Wali Kota Cirebon, pada 25 Mei 2026.
Terkait proses seleksi tersebut, Komisi II DPRD Kota Cirebon mengaku tidak terlibat secara langsung dalam tahapan seleksi, meskipun BUMD merupakan mitra kerja komisi tersebut.
Anggota Komisi II DPRD Kota Cirebon, M Noupel SH MH mengatakan pihaknya tidak dilibatkan dalam proses seleksi dewan pengawas maupun direksi BUMD.
Baca Juga:Wanita Laporkan Love Scamming, Korban Mengaku Mengalami Kerugian Hingga Rp10,25 MiliarKetua DPRD Cirebon Salurkan PIP, Tegaskan Pendidikan Hak bagi Semua Anak
“Untuk seleksi BUMD, kami di Komisi II memang tidak terlibat dalam proses seleksi,” ujar Noupel saat dikonfirmasi Radar Cirebon, Senin (19/5/2026).
Menurut dia, informasi mengenai perkembangan seleksi lebih banyak diperoleh melalui pemberitaan media massa, termasuk terkait nama-nama peserta yang dinyatakan lolos.
Noupel juga menilai penempatan direksi sebaiknya disesuaikan dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi masing-masing calon agar pengelolaan perusahaan daerah berjalan optimal.
Ia mencontohkan, Perumda Pembangunan dinilai lebih tepat dipimpin oleh sosok yang memiliki latar belakang ilmu hukum mengingat perusahaan tersebut banyak menangani persoalan pertanahan.
“Kalau PD Pembangunan, cocok dipimpin oleh direksi yang berlatar belakang sarjana hukum karena banyak berkaitan dengan persoalan tanah,” katanya.
Sementara untuk Perumda Farmasi, menurut dia, direksi idealnya berasal dari kalangan yang memiliki latar belakang pendidikan farmasi agar memahami bisnis dan operasional perusahaan.
“Perumda Farmasi lebih tepat dipimpin oleh yang memiliki latar belakang farmasi sehingga memahami core business perusahaan. Namun yang muncul justru sarjana farmasi ditempatkan di PD Pasar Berintan,” ujarnya.
Baca Juga:Godok Regulasi Baru, DPKPP Cirebon Siapkan Sanksi bagi Developer Lalai Serahkan PSUDesak Gubernur BI Mundur, Rupiah Kian Tertekan dan Kekhawatiran Investor Kembali Membesar
APPSI Minta Proses Akhir Seleksi Transparan
Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kota Cirebon mengapresiasi tim panelis seleksi calon Dewan Pengawas Perumda Pasar. Apresiasi tersebut disampaikan setelah salah satu pengurus APPSI masuk dalam nominasi calon Dewan Pengawas Perumda Pasar periode mendatang.
Ketua APPSI Kota Cirebon Rommy Arief Hidajat SE, menyampaikan dukungannya terhadap proses seleksi yang dinilai berjalan transparan. Ia berharap tahapan akhir seleksi, khususnya wawancara oleh Wali Kota Cirebon, tetap dilaksanakan secara akuntabel dan objektif.
