LONDON – Arsenal harus bekerja keras sebelum akhirnya mengamankan kemenangan atas Burnley dalam laga lanjutan Premier League musim 2025/2026 yang berlangsung di Emirates Stadium, Selasa (19/5) dini hari WIB. Meski di atas kertas lebih diunggulkan, The Gunners tidak menjalani pertandingan dengan mudah demi meraih tiga poin penting.
Burnley datang ke markas Arsenal dengan status sudah dipastikan terdegradasi sejak 22 April lalu. Klub tersebut juga baru melakukan pergantian pelatih setelah Michael Jackson ditunjuk sebagai caretaker menggantikan Scott Parker. Namun, situasi itu tidak membuat Arsenal mampu mendominasi dengan mudah.
Sejak menit awal, Arsenal kesulitan menembus pertahanan rapat Burnley. Peluang emas sempat hadir pada menit ke-15 melalui Leandro Trossard, tetapi sepakannya hanya membentur tiang gawang.
Baca Juga:Pengurus AMKI Indramayu Dilantik, Bupati Lucky Tekankan Pentingnya Kode Etik JurnalistikPeresmian Gerai KDKMP di Indramayu, Dandim Targetkan 210 Gerai Rampung Akhir Juli
Burnley juga beberapa kali memberikan ancaman berbahaya. Pada menit ke-27, serangan balik cepat yang dibangun Zian Flemming menghasilkan umpan silang ke arah Hannibal Mejbri, tetapi penyelesaian akhirnya masih melebar dari sasaran.
Kontroversi sempat terjadi ketika Bukayo Saka terjatuh di area penalti usai menerima umpan Kai Havertz. Meski terlihat ada kontak, wasit memutuskan tidak memberikan hadiah penalti setelah meninjau ulang insiden tersebut.
Gol yang dinanti Arsenal akhirnya tercipta menjelang turun minum. Berawal dari sepak pojok yang dilepaskan Saka, Kai Havertz berhasil menyundul bola tanpa pengawalan ketat dan membawa tuan rumah unggul 1-0.
Memasuki babak kedua, Arsenal terus menekan demi menambah keunggulan. Eberechi Eze memperoleh beberapa peluang berbahaya, termasuk tendangan voli yang nyaris menjadi gol namun hanya membentur mistar gawang.
Laga kembali memanas pada menit ke-67 saat Havertz melakukan tekel keras terhadap Lesley Ugochukwu. Wasit hanya mengeluarkan kartu kuning meski VAR sempat memeriksa kemungkinan pelanggaran kartu merah.
Di sisa pertandingan, Burnley terus mencoba mencari gol penyama kedudukan. Namun hingga pertandingan berakhir, skor tetap bertahan 1-0 untuk kemenangan Arsenal.
Pelatih Arsenal Mikel Arteta terlihat tegang sepanjang pertandingan sebelum akhirnya bisa bernapas lega setelah peluit akhir dibunyikan. Hasil tersebut memperpanjang performa impresif lini pertahanan Arsenal yang kini meraih empat kemenangan dalam lima laga terakhir Premier League.
