RADARCIREBON.ID – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon bersama Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Cirebon menggelar Sarasehan West Java Economic Society (WJES) Ciayumajakuning 2026 di Kantor Perwakilan BI Cirebon, beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut membahas penguatan peran wilayah Ciayumajakuning dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Jawa Barat melalui transformasi dan peningkatan daya saing regional.
Kepala KPw BI Cirebon, Wihujeng Ayu Rengganis, mengatakan wilayah Ciayumajakuning memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat.
Baca Juga:Kebutuhan Hewan Kurban di Kota Cirebon 2.673 EkorPetani Cirebon Mengeluh, Sudah Tiga Kali Gagal Panen
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Ciayumajakuning pada 2025 mencapai Rp250 triliun atau sekitar 10 persen dari total ekonomi Jawa Barat.
“Pertumbuhan ekonomi Ciayumajakuning tercatat sekitar 5,09 persen secara year on year, ditopang konsumsi rumah tangga dan investasi yang terus tumbuh positif,” ujarnya.
Menurutnya, sektor industri pengolahan masih mendominasi struktur ekonomi wilayah tersebut dengan kontribusi sebesar 25,62 persen terhadap PDRB.
Selain itu, kinerja perdagangan luar negeri Ciayumajakuning juga menunjukkan tren positif. Pada triwulan I 2026, nilai ekspor mencapai USD470,40 juta dengan Amerika Serikat menjadi negara tujuan utama.
“Selama tiga tahun terakhir, neraca perdagangan Ciayumajakuning konsisten surplus di atas USD1 miliar. Ini menunjukkan daya saing ekonomi wilayah cukup kuat,” katanya.
Sarasehan WJES 2026 menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana Helmi Yahya, Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Aeron Randy, serta akademisi Universitas Padjadjaran, Ferry Hadiyanto.
Dalam forum tersebut, Kawasan Rebana disebut memiliki peran strategis melalui pelaksanaan berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk pengembangan pusat industri dan logistik Bandara Kertajati serta penguatan kawasan pesisir Ciayumajakuning.
Baca Juga:Kasubdit PAI SMP Kemenag RI Dukung Transformasi Digital Guru PAI Usulkan Muktamar NU ke-35 Digelar di Kota Wali
Sekda Majalengka Aeron Randy mengatakan pemerintah daerah terus mempersiapkan diri menghadapi peluang investasi dan pengembangan industri di kawasan tersebut.
“Perubahan struktur ekonomi tetap harus diimbangi penguatan ketahanan pangan, perdagangan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Sementara itu, akademisi Unpad Ferry Hadiyanto menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas dalam transformasi ekonomi daerah dengan tetap memperhatikan keberlanjutan sumber daya alam.
