Karena alasan itu, meskipun masih mendapat apresiasi besar dari Persebaya, pilihannya tetap mengarah pada petualangan baru di luar Indonesia.
Manajemen Persebaya Surabaya sejatinya tidak tinggal diam menghadapi situasi tersebut. Berbagai langkah telah dilakukan untuk mempertahankan Bruno agar tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub.
Salah satunya adalah memberikan tawaran kontrak dengan nilai yang lebih tinggi. Langkah tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Bruno dalam skuad Green Force. Namun, faktor finansial bukan menjadi pertimbangan utama bagi pemain kelahiran Cajamar, Brasil, tersebut. Keinginan untuk bermain di luar negeri dan mengejar kesempatan tampil di ACL Elite akhirnya menjadi alasan yang lebih kuat.
Baca Juga:Relawan Literasi Indramayu Siap Dukung Program Relima 2026 Menuju Generasi Emas 2045Perkuat Tata Kelola Data Digital di Kecamatan
Karena itu, perpisahan antara kedua belah pihak berlangsung dalam suasana yang baik tanpa adanya konflik ataupun persoalan internal.
Kepergian Bruno meninggalkan catatan statistik yang mengesankan. Selama empat musim membela Persebaya Surabaya, ia tampil dalam 119 pertandingan kompetisi liga.
Dari jumlah tersebut, Bruno berhasil mencetak 39 gol dan menyumbangkan 18 assist. Torehan itu membuatnya masuk dalam daftar pemain asing paling produktif yang pernah memperkuat Persebaya di era modern.
Musim terbaiknya terjadi pada Super League 2025/2026. Saat itu ia mencatatkan 12 gol dan 8 assist dalam 28 pertandingan dengan total 2.350 menit bermain.
Pada musim 2024/2025, Bruno membukukan 10 gol dan 3 assist dari 31 laga. Sementara pada musim 2023/2024, ia kembali menunjukkan konsistensinya dengan torehan 10 gol dan 4 assist dalam 31 pertandingan.
Kontribusi awalnya dimulai pada musim 2021/2022 ketika berhasil mencetak 7 gol dan 3 assist dari 29 pertandingan dengan total 2.538 menit bermain.
Secara keseluruhan, Bruno menghabiskan sekitar 10.368 menit di lapangan bersama Persebaya Surabaya. Angka tersebut menjadi bukti betapa sentral perannya dalam perjalanan Green Force selama empat musim terakhir.
Baca Juga:Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bupati Indramayu Lucky Hakim Pastikan Luasan LP2B Aman di Atas Batas MinimumSejarah! Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/2026, Inggris Kirim 9 Wakil di Pentas Eropa
Selain dikenal melalui statistik impresifnya, Bruno juga memiliki peran penting sebagai pemimpin di dalam tim. Sebagai kapten, ia menjadi salah satu figur yang memiliki kedekatan khusus dengan Bonek dan Bonita. Kemampuannya bermain di berbagai posisi, mulai dari sayap kiri, sayap kanan, hingga gelandang serang, membuatnya menjadi pemain serbabisa yang selalu mendapat kepercayaan dari para pelatih Persebaya.
