SMAN 3 Cirebon sendiri memiliki daya tampung 396 siswa. Jumlah itu berasal dari 11 rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing 36 siswa. Untuk menangani tingginya jumlah pendaftar, sekolah menyiapkan delapan operator verifikasi yang bekerja memeriksa dokumen dan data calon murid.
Di hari terakhir pendaftaran, aktivitas layanan informasi juga masih berlangsung. Sejumlah orang tua datang ke sekolah untuk menanyakan perkembangan proses PCMB dan jadwal pengumuman hasil. Asep bilang, pertanyaan yang paling sering muncul berkaitan dengan perubahan jadwal pengumuman dari semula 12 Juni menjadi 13 Juni 2026.
Selain itu, lanjutnya, banyak orang tua yang ingin mengetahui posisi sementara anak mereka di dalam sistem. “Ada yang bertanya anaknya sudah tidak muncul di pilihan pertama, lalu diterima di pilihan yang mana,” katanya.
Baca Juga:BK Undang Nasdem soal HSG, Abdul Wahid: Pada Akhirnya Nanti Ada KeputusanTimnas Indonesia U-19 vs Australia U-19, Bukan Lawan Sembarangan
Sementara itu, setelah tahapan PCMB berakhir, proses akan berlanjut ke SPMB Tahap 1 melalui jalur prestasi dan mutasi. Berdasarkan perkembangan sementara, jalur prestasi rapor dan prestasi kejuaraan non-akademik di SMAN 3 Cirebon telah dipenuhi peminat dalam jumlah besar.
Sebaliknya, beberapa jalur lain masih menyisakan kuota. Jalur prestasi kepemimpinan yang memiliki kuota 20 siswa, misalnya, hingga kemarin masih menyisakan sekitar 10 kursi. Sedangkan jalur prestasi kejuaraan akademik baru terisi dua peserta sehingga masih tersedia sekitar 18 kuota. Tapi, jumlah itu masih bersifat dinamis. Sebagian pendaftar yang tercatat merupakan pilihan kedua.
Posisi mereka masih bergantung pada hasil seleksi di sekolah pilihan pertama. Karena itu, pergerakan data pendaftar masih mungkin berubah hingga seluruh tahapan verifikasi dan pengumuman resmi selesai dilaksanakan. (ade)
