Dua Hari Pencarian, Jasad N Ditemukan Meninggal Dunia di Sungai Cimanuk

Tenggelam di sungai Cimanuk.jpg
Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di Sungai Cimanuk, Blok Bojong, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener, dalam upaya mencari korban tenggelam berinisial N (56).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Indramayu, Basarnas Cirebon, dan BPBD Kabupaten Indramayu secara resmi menutup operasi pencarian korban tenggelam setelah jasad seorang pria berinisial N (56). Jasad tersebut merupakan warga Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener. Ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Sungai Cimanuk, Kamis (23/7/2026).

Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana menjelaskan, proses pencarian korban dilakukan dengan melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri atas tujuh personel Satpolairud, tujuh personel Basarnas Cirebon, dan empat personel BPBD Kabupaten Indramayu. Proses pencarian juga mendapat bantuan dari warga sekitar.

“Pencarian telah dilakukan sejak Rabu (22/7) kemarin dan dilanjutkan kembali pada Kamis (23/7), dengan menggunakan dua perahu karet milik Satpolairud dan Basarnas Cirebon,” ujarnya.

Baca Juga: Dishub Indramayu Patroli Tertibkan Pikap Angkut Penumpang dan Sosialisasikan UU LLAJUnma Siap Jadi Agen Pemberdayaan Desa Berbasis Potensi Lokal

Pencarian pada hari kedua dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Cimanuk menggunakan dua perahu karet, dimulai dari titik lokasi awal korban diduga tenggelam.

“Korban ditemukan pada pukul 10.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 10 meter dari lokasi pertama kali diduga tenggelam. Karena korban telah ditemukan, operasi pencarian secara resmi kami tutup,” tuturnya.

Diketahui, N (56) dilaporkan tenggelam di Sungai Cimanuk pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Korban diduga nekat melarikan diri dengan cara menceburkan diri ke sungai saat petugas kepolisian melakukan penggerebekan terhadap aktivitas perjudian yang berada di Blok Bojong, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener, tidak jauh dari aliran Sungai Cimanuk.

Saat penggerebekan berlangsung, N diduga panik dan bersama lima rekannya memilih terjun ke Sungai Cimanuk untuk menghindari kejaran petugas. Nahas, ketika berada di tengah sungai, korban diduga tidak mampu berenang sehingga tenggelam dan terbawa arus.

Rekan-rekannya sempat berupaya memberikan pertolongan. Namun, derasnya arus sungai serta kondisi air yang cukup dalam, membuat upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil. Jasad korban akhirnya berhasil ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian selama dua hari. (oni)

0 Komentar