Nandar mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya, tutupan eceng gondok di Waduk Darma sudah cukup dominan. Karena itu, langkah kolaboratif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi solusi yang tepat untuk mengurangi penyebaran gulma tersebut.
“Kondisinya memang sudah cukup dominan. Mudah-mudahan dengan penanganan bersama seperti ini, eceng gondok yang menutupi perairan bisa teratasi dan diangkat sehingga fungsi waduk dapat kembali optimal,” tuturnya.
Ia berharap gerakan bersama tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kelestarian Waduk Darma sebagai aset lingkungan, sumber ekonomi masyarakat, dan destinasi wisata unggulan Kabupaten Kuningan.
Baca Juga:384 Calon Siswa Lolos SPMB SMAN 1 MajalengkaSejumlah SPPG Berhenti Operasi Dikarenakan Belum Terima Dana dari Pusat
“Ngajaga alam, miara kahirupan. Bersama menjaga Waduk Darma untuk lingkungan yang lestari dan pariwisata yang semakin maju,” pungkasnya. (Red)
