Jalan Rusak di Pusat Kota Tak Diurus, Jalan Wahidin Bikin Pengendara Berguncang

Jalan Rusak di Pusat Kota Tak Diurus
BERGELOMBANG: Kondisi ruas Jalan Wahidin Sudirohusodo, Kota Cirebon, Minggu siang (21/6/2026). Sepanjang ruas jalan protokol ini banyak ditemukan aspal mengelupas dan bergelombang. Foto-Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

Keluhan serupa disampaikan Rina (31), warga yang hampir setiap hari melintas di kawasan tersebut. Ia menilai perbaikan yang dilakukan selama ini belum mampu mengatasi kerusakan secara menyeluruh. “Sudah beberapa kali ditambal, tapi tidak lama kemudian rusak lagi. Akhirnya permukaannya jadi tidak rata seperti sekarang. Kalau bawa kendaraan harus pelan-pelan. Saya juga heran ya, kenapa dibiarkan lama seperti ini. Kan ini jalur ramai, jalur orang ke tempat makan, orang ke kantor, juga anak-anak ke sekolah,” ujarnya.

Ya, menurut Rina, kondisi jalan yang tidak mulus cukup mengganggu kenyamanan berkendara, terlebih karena Jalan Wahidin merupakan salah satu jalur utama di pusat Kota Cirebon dengan mobilitas kendaraan yang cukup tinggi.

Berdasarkan pantauan lapangan, kerusakan yang mendominasi berupa aspal mengelupas, retakan, serta tambalan yang membentuk gelombang pada permukaan jalan. Kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih fokus memilih jalur yang relatif rata agar kendaraan tetap stabil.

Baca Juga:IPB Cirebon dan Upaya Perluas Jejaring Global, Bangun Kolaborasi Bersama Perguruan Tinggi ASEANKedisiplinan Jadi Kunci Kelancaran Pemulangan Haji

Jalan Wahidin selama ini dikenal sebagai salah satu koridor penting di Kota Cirebon. Jalan ini berada di kawasan strategis dan menjadi akses harian masyarakat. Kondisinya yang tidak mulus masih menjadi perhatian pengguna jalan yang berharap adanya perbaikan lebih menyeluruh.

Kemarin, Radar Cirebon mencoba mengkonfirmasi pejabat terkait, terutama Dinas PUTR Kota Cirebon, untuk menanyakan rencana perbaikan Jalan Wahidin. Namun, nomor telepon kepala Dinas PUTR maupun kepala bidang sulit dihubungi. Pesan WhatsApp yang dikirimkan juga centang satu. (ade/abd)

0 Komentar