RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka bersama DPRD mulai membahas persiapan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 2027.
Bupati Majalengka, Drs H Eman Suherman MM, mengatakan pembahasan awal mencakup penentuan jadwal pelaksanaan hingga mekanisme pemilihan yang akan digunakan.
“Yang pasti akan dilaksanakan pada tahun 2027. Adapun waktu dan tanggal pelaksanaannya masih akan dibahas lebih lanjut bersama DPRD,” ujar Eman, Sabtu (1/8/2026).
Baca Juga:Meriah, Kuda Renggong Buka Rangkaian HUT Ke-81 RI di Lingkungan WangunTim URC Reskrim Polres Indramayu Siap Berantas Kejahatan Jalanan
Menurutnya, lebih dari 100 desa diperkirakan akan mengikuti Pilkades serentak seiring berakhirnya masa jabatan kepala desa. Saat ini, jumlah desa yang akan menggelar pemilihan masih dalam tahap verifikasi dan diperkirakan berkisar antara 100 hingga 120 desa.
Selain membahas jadwal, Pemkab Majalengka juga mengkaji kemungkinan penerapan sistem digital dalam pelaksanaan Pilkades. Opsi tersebut dipertimbangkan dengan melihat penerapan di sejumlah daerah yang dinilai berhasil meningkatkan efektivitas penyelenggaraan.
“Termasuk mekanisme pelaksanaannya akan kita bahas, apakah tetap menggunakan sistem manual atau mengadopsi sistem digital. Kita juga melihat contoh dari daerah lain, seperti Indramayu, yang dinilai efektif dan efisien,” kata Eman.
Menurutnya, penerapan sistem digital berpotensi meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas penyelenggaraan Pilkades, sekaligus meminimalkan potensi konflik yang kerap muncul dalam proses pemilihan secara konvensional.
Meski demikian, Eman menegaskan keputusan terkait mekanisme Pilkades belum ditetapkan. Pemkab masih akan melakukan kajian menyeluruh bersama DPRD dan para pemangku kepentingan, termasuk mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, serta keamanan sistem.
Ia berharap seluruh tahapan persiapan hingga pelaksanaan Pilkades serentak dapat berjalan lancar sehingga menghasilkan kepala desa yang mampu memenuhi harapan masyarakat.
“Doakan saja mudah-mudahan proses ini berjalan baik sehingga kita bisa mendapatkan pemimpin desa yang sesuai harapan masyarakat,” tuturnya. (ono)
