RADARCIREBON.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Majalengka menggelar Pelatihan Penguatan Admin Media Informasi dan Kehumasan yang diikuti perwakilan dari 26 Kwartir Ranting (Kwarran) se-Kabupaten Majalengka. Kegiatan berlangsung di Aula Kecamatan Majalengka, Sabtu (1/8/2026).
Pelatihan tersebut menjadi upaya Kwarcab Majalengka untuk meningkatkan kapasitas pengelola media informasi dan kehumasan di tingkat ranting agar mampu mengelola publikasi kegiatan kepramukaan secara profesional di era digital.
Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Majalengka, Adam Suhara, mengatakan penguatan kompetensi admin media informasi dan kehumasan merupakan langkah strategis untuk membangun tata kelola komunikasi organisasi yang lebih baik.
Baca Juga:Pilkades Serentak Majalengka 2027 Mulai Dibahas, 120 Desa Berpotensi Ikut PemilihanMeriah, Kuda Renggong Buka Rangkaian HUT Ke-81 RI di Lingkungan Wangun
“Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat tata kelola kehumasan sekaligus meningkatkan kualitas publikasi kegiatan Pramuka di seluruh kwartir ranting,” ujarnya.
Menurut Adam, tim kehumasan dan admin media memiliki peran penting sebagai wajah organisasi. Karena itu, pengelolaan media informasi harus dilakukan secara adaptif, responsif, dan kreatif agar mampu menyebarluaskan berbagai kegiatan positif Gerakan Pramuka kepada masyarakat.
“Kehumasan adalah wajah Gerakan Pramuka. Melalui media informasi yang dikelola dengan baik, setiap karya, pengabdian, dan kegiatan positif Pramuka dapat tersampaikan secara akurat serta menginspirasi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara unsur Andalan Ranting dan Dewan Kerja Ranting (DKR) diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam pengelolaan media komunikasi di tingkat kecamatan.
Pada sesi pelatihan, narasumber dari Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Majalengka, M Abduh Nugraha Angguh, menyampaikan materi dasar jurnalistik, teknik penulisan berita, pengelolaan media sosial, serta fotografi dan videografi menggunakan telepon pintar.
Menurut Abduh, kemampuan menulis berita menjadi bekal penting bagi admin kehumasan agar setiap kegiatan kepramukaan dapat dipublikasikan secara baik dan memenuhi kaidah jurnalistik.
“Pelatihan ini menjadi langkah awal agar admin atau humas Kwarran mampu memproduksi berita dari setiap kegiatan kepramukaan di wilayahnya masing-masing. Harapannya, kapasitas, profesionalisme, dan efektivitas publikasi terus meningkat,” ujarnya.
Baca Juga:Tim URC Reskrim Polres Indramayu Siap Berantas Kejahatan JalananPuluhan Jemaah Umrah Asal Kuningan Telantar Semalaman di Bandara
Peserta juga dibekali pemahaman mengenai unsur-unsur dasar jurnalistik, mulai dari pengertian dan nilai berita, teknik penyusunan berita, hingga penerapan unsur 5W+1H (what, who, when, where, why, dan how) agar informasi yang disampaikan lengkap, akurat, dan mudah dipahami.
