Pihaknya juga mengimbau para petani untuk segera berkoordinasi dengan petugas penyuluh pertanian apabila mulai menemukan gejala kekurangan air di lahan pertanian.
“Yang terpenting adalah deteksi dini dan penanganan cepat. Kami terus berkoordinasi dengan para petani dan kelompok tani agar setiap potensi permasalahan di lapangan bisa segera ditangani,” tuturnya.
Dengan pasokan air yang masih tersedia serta berbagai langkah antisipasi yang telah disiapkan, Deni optimistis, aktivitas pertanian selama musim kemarau tahun ini tetap berjalan baik dan produktivitas pertanian dapat dipertahankan. (den)
