Walaupun kualitas kedalaman skuad Kroasia tidak semewah Portugal, mereka terus menunjukkan bahwa organisasi permainan, pengalaman, dan ketenangan menghadapi laga-laga penting sering kali menjadi faktor penentu keberhasilan.
Dari sisi kondisi tim, Portugal tidak mendapat tambahan pemain yang mengalami cedera usai menghadapi Kolombia. Roberto Martinez memiliki banyak pilihan karena sepanjang fase grup cukup sering melakukan rotasi pemain.
Joao Neves diperkirakan kembali masuk ke dalam susunan pemain inti. Di sektor depan, Cristiano Ronaldo diprediksi tetap memimpin lini serang dengan dukungan Bruno Fernandes, sementara Vitinha bersama Joao Neves akan menjadi pengatur permainan dari lini tengah.
Baca Juga:Inggris vs RD Kongo Piala Dunia 2026, Hati-hati! Kejutan Belum UsaiVonis 10 Tahun, Hakim Terbelah, Nadiem: Mereka Tahu Saya Tak Bersalah
Untuk lini pertahanan, Portugal kemungkinan menurunkan Nuno Mendes, Renato Veiga, Ruben Dias, dan Joao Cancelo yang akan melindungi penjaga gawang Diogo Costa. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara pengalaman dan kualitas individu.
Kroasia juga datang dengan kondisi skuad yang relatif lengkap tanpa tambahan cedera. Josko Gvardiol diperkirakan kembali mengisi posisi bek kiri setelah sebelumnya tidak tampil sebagai starter saat menghadapi Ghana.
Di lini tengah, Luka Modric dan Mateo Kovacic hampir dipastikan tetap menjadi pilihan utama. Petar Sucic, yang sukses mencetak gol ke gawang Ghana, berpeluang melengkapi trio gelandang, sementara Nikola Vlasic masih bersaing untuk mendapatkan tempat di tim inti.
Dari sisi kualitas, Portugal memiliki kualitas individu yang sulit ditandingi Kroasia. Kehadiran pemain seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Bernardo Silva, Joao Neves, hingga Cristiano Ronaldo, memberi Roberto Martinez banyak opsi untuk membongkar pertahanan lawan.
Meski hanya finis sebagai runner-up Grup K, Portugal tetap menunjukkan kedalaman skuad yang lebih baik dibanding Kroasia. Mereka juga mampu menjaga kebugaran pemain inti berkat rotasi yang dilakukan sepanjang fase grup.
Kroasia tetap menjadi lawan yang berbahaya. Pengalaman Luka Modric, Mateo Kovacic, dan Ivan Perisic membuat mereka sangat nyaman bermain dalam pertandingan dengan tensi tinggi, terutama di fase gugur turnamen besar.
Namun, faktor kualitas lini tengah dan variasi serangan diperkirakan menjadi pembeda. Jika Portugal mampu tampil lebih efektif dibanding saat menghadapi Kolombia, mereka memiliki peluang besar untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar meski harus bekerja keras hingga menit-menit akhir.
