RADARCIREBON.ID- Kondisi memprihatinkan dialami oleh dua anak yatim, AN (9) dan BL (6). Keduanya terkunci dari luar kamar kontrakan selama lima hari. Peristiwa itu terjadi di RT 01 RW 04, Kelurahan Kejaksan, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon. AN dan BL akhirnya bisa keluar pada Minggu malam (5/7/2026).
Selama lima hari itu, kedua anak itu hanya berada di dalam rumah tanpa orang dewasa. Bahkan, selama beberapa hari itu, mereka hanya makan roti dan makanan lainnya yang diberikan oleh tetangga melalui jendela.
Melihat kondisi itu, seorang tetangga bernama Akbar, melapor ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Kejaksan, Apitu Pendy T. Menindaklanjuti laporan itu, Aiptu Pendy langsung bergegas ke lokasi dan memastikan kedua anak itu dalam kondisi baik.
Baca Juga:Kemenag Mengubah Istilah Masa Taaruf Siswa Madrasah Jadi Masa Taaruf Murid Madrasah disingkat MatamudaRakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji, Berbenah untuk Haji 2027
“Tadi malam (Minggu malam, red) sekitar pukul 21.30 WIB, mendapat laporan didapati 2 anak terkunci dalam kontrakan sudah 5 hari. Setelah dicek ternyata benar. Menurut informasi, ayah mereka baru meninggal satu bulan lalu, ibunya sedang urus-urus berkas (bekerja keluar negeri, red). Jadi mereka ini ditinggal pergi oleh ibunya,” papar Aiptu Pendy kepada Radar Cirebon, Senin (6/7/2026).
Malam itu, kata Aiptu Pendy, petugas dan perangkat kelurahan mengambil langkah dengan melakukan pembongkaran paksa pada kunci pintu kontrakan tersebut untuk menyelamatkan dua anak itu. Lalu, Tim PSC 119 melakukan pemeriksaan kesehatan.
Dari hasil pemeriksaan awal, keduanya dinyatakan dapat dievakuasi dengan aman untuk selanjutnya mendapatkan perlindungan. “Kedua anak itu kemudian diserahkan kepada nenek dari pihak ibu untuk mendapatkan pengasuhan dan pendampingan keluarga,” ujarnya.
Terpisah, Lurah Kejaksan Teguh Mulyono mengakui adanya kejadian itu. Pihaknya menerima informasi dari Bhabinkamtibmas setelah adanya laporan dari warga yang merasa curiga dengan kondisi kamar kontrakan tersebut. Awalnya, warga melihat kedua anak masih beraktivitas di dalam rumah, namun orang tua mereka tidak terlihat. “Bukan disekap, tetapi ditinggal oleh ibunya. Memang benar ruangan atau rumah itu dikunci dari luar,” kata Teguh.
Berdasarkan informasi yang diterima, kata Teguh, kedua anak itu telah ditinggalkan sejak Selasa lalu. Kecurigaan warga muncul karena ibu kedua anak tidak pernah terlihat pulang ke kontrakan. Untungnya, ada tetangga yang sering lewat dan melaporkan kepada pihak kelurahan.
