RADARCIREBON.ID – Pertemuan penuh haru terjadi di Pendopo Kabupaten Kuningan. Hj Ela Helayati SSos atau yang akrab disapa Bunda EL, kembali bertemu dengan Vino Zayyan Putra, bocah asal Desa Patalagan, Kecamatan Pancalang, yang kini berhasil melewati operasi jantung bawaan.
AGUS PANTHER, Kuningan
MOMEN tersebut menjadi jawaban atas doa yang pernah dipanjatkan Bunda EL saat mengunjungi Vino sekitar dua bulan lalu. Kala itu, bocah tersebut tengah bersiap menjalani operasi di Jakarta dengan kondisi yang mengundang keprihatinan banyak pihak.
Saat kembali bertatap muka, Vino datang bukan lagi sebagai anak yang sedang berjuang melawan penyakit, melainkan sebagai pejuang kecil yang berhasil melewati masa-masa sulit. Begitu melihat Vino, Bunda EL langsung memeluknya erat. Suasana pun berubah haru ketika rasa syukur mengalahkan kecemasan yang selama ini tersimpan.
Baca Juga:PKB Kuningan Kritik APBD 2025: WTP Bukan Tolok Ukur, PAD Seret-Belanja Pegawai DominanEuforia Juara Nasional, Proton FC Diarak Keliling Kuningan, Siap Datangkan Pemain Asing Musim Depan
“Melihat Vino kembali sehat adalah anugerah yang luar biasa. Dulu kami hanya bisa mengiringinya dengan doa. Hari ini, senyum Vino menjadi kebahagiaan bagi kami semua,” ujar Bunda EL.
Kehangatan pertemuan semakin terasa ketika Bunda EL menyerahkan sebuah mainan truk konstruksi kepada Vino. Bocah itu sempat malu-malu dan berlindung di balik ibunya sebelum akhirnya menerima hadiah tersebut dengan wajah semringah.
Mainan itu dipeluk erat oleh Vino. Tak lama kemudian, ia kembali menghampiri dan memeluk Bunda EL, menghadirkan suasana emosional yang menyentuh hati seluruh tamu yang hadir di Pendopo.
Bunda EL mengatakan, mendampingi warga yang sedang menghadapi cobaan bukan hanya soal memberikan bantuan materi. Menurutnya, perhatian, kehadiran, dan dukungan moral memiliki arti yang sangat besar bagi keluarga yang sedang berjuang. Ia berharap setiap keluarga yang menghadapi persoalan kesehatan tetap memiliki semangat karena selalu ada banyak pihak yang siap memberikan dukungan.
Bunda EL menilai kesembuhan Vino merupakan hasil kerja sama berbagai pihak. Perjuangan kedua orang tua, dedikasi tenaga medis, dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, Pemerintah Desa Patalagan, Kecamatan Pancalang, Baznas, hingga para dermawan menjadi bagian penting dalam perjalanan kesembuhan bocah tersebut.
Menurutnya, kisah Vino menjadi bukti bahwa kepedulian dan gotong royong mampu menghadirkan harapan baru bagi keluarga yang tengah menghadapi ujian hidup. Ia pun mendoakan agar Vino terus tumbuh sehat, ceria, dan mampu menggapai cita-citanya. Pertemuan di Pendopo bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan simbol bahwa doa, kepedulian, dan kebersamaan dapat mengubah air mata kecemasan menjadi senyum penuh harapan. (*)
