RADARCIREBON.ID- LOMBOK BARAT- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya melanjutkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pernyataan terbaru itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting dan empat bendungan lainnya di Meninting, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya program MBG untuk membangun generasi penerus bangsa yang sehat dan kuat. “MBG ini kita teruskan karena ini program strategis memperkuat sel-sel otak, sel-sel tulang, dan sel-sel otot generasi Indonesia. Mereka akan menjadi petani yang sehat, dokter yang cerdas, dan pekerja yang kuat,” kata Prabowo.
Ia meminta Badan Gizi Nasional (BGN) segera berbenah agar program berjalan maksimal. Presiden juga memerintahkan seluruh jajaran, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, hingga camat, dandim, dan kepolisian setempat untuk mengawasi pelaksanaan MBG di lapangan.
Baca Juga:Vonis Mati Kasus Pembunuhan di Indramayu, Jaksa Menunggu Banding RirinAzis divonis penjara 9 tahun, Furqon Tak Habis Pikir
“Kita mengerti ada saja cara orang untuk jadi maling. Maka silakan gubernur, bupati, wali kota, dandim, hingga camat periksa dapur-dapur itu. Laporkan langsung ke kepala BGN, kalau perlu lapor langsung ke saya. Tinggal sampaikan di TikTok, saya langsung kirim tim,” tegas Prabowo.
Prabowo menekankan agar menu MBG harus higienis dan berkualitas tinggi. Ia memberi contoh, jika di negara maju orang makan seperempat daging ayam, maka di Indonesia melalui MBG rakyat harus bisa makan daging ayam 8-12 potong.
Khusus untuk ibu hamil, pemberian MBG juga harus dimaksimalkan dengan pola yang baik, seperti telur rebus atau diceplok, bukan didadar. “Itu juga jangan diorek. Terus oreknya sedikit lagi. Jangan berpikir yang buruk. Mencari keuntungan atau kekayaan di atas penderitaan orang lain. Itu dosa yang paling jahat,” tegasnya.
Presiden juga meminta aparat penegak hukum, baik Polri maupun Kejaksaan, untuk tegas menindak pelanggaran tanpa pandang bulu. “Harus periksa yang baik, jangan manggil-manggil terus ngerjain, jangan manggil-manggil terus minta setoran,” tegas Presiden Prabowo.
Masih pada kesempatan itu, Presiden kembali menegaskan komitmennya untuk mengabdi sepenuhnya kepada bangsa dan rakyat Indonesia. Presiden juga mengingatkan seluruh elemen bangsa agar tetap waspada terhadap berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia sekaligus memperkuat persatuan nasional.
