RADARCIREBON.ID – Mahasiswa Universitas Majalengka (Unma) mulai melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di Desa Cipulus, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka. Sebanyak puluhan mahasiswa diterima secara resmi oleh Pemerintah Desa Cipulus, Senin (13/7/2026), untuk menjalankan pengabdian kepada masyarakat selama satu bulan, hingga 12 Agustus 2026.
KKN-T tahun ini mengusung tema “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi.” Melalui program tersebut, mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan pemberdayaan yang disusun berdasarkan potensi dan kebutuhan masyarakat desa.
Sebelum diterima di tingkat desa, seluruh peserta KKN-T bersama dosen pembimbing lapangan (DPL) mengikuti seremoni penerimaan di Kantor Kecamatan Cikijing. Mereka diterima langsung oleh Camat Cikijing, Rony Setiawan.
Baca Juga:Ancaman El Nino Mulai Terasa, Warga Majalengka Utara Mulai Kesulitan Air BersihMojang Jajaka Harus Bisa Promosikan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Rony mengapresiasi kepercayaan Universitas Majalengka yang kembali menjadikan Kecamatan Cikijing sebagai lokasi pelaksanaan KKN-T. Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa.
“Mudah-mudahan KKN-T ini memberikan manfaat bagi desa dan masyarakat serta melahirkan berbagai program yang mendukung pembangunan di Kecamatan Cikijing,” ujarnya.
Usai kegiatan di tingkat kecamatan, mahasiswa bersama dosen pembimbing melanjutkan prosesi penerimaan di Balai Desa Cipulus yang dihadiri Kepala Desa Cipulus Wawan, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta peserta KKN-T.
Kepala Desa Cipulus, Wawan, menyambut baik kehadiran mahasiswa dan berharap mereka mampu berbaur dengan masyarakat serta menghadirkan inovasi yang mendukung pembangunan desa.
“Kami sangat terbuka dan menaruh harapan besar kepada mahasiswa. Manfaatkan masa KKN ini untuk memahami potensi lokal dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah guna membantu menyelesaikan berbagai persoalan di desa,” katanya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Kurnia Rusmiyati mengingatkan mahasiswa agar menjaga nama baik Universitas Majalengka selama menjalankan pengabdian. Menurutnya, mahasiswa merupakan representasi kampus sehingga sikap, etika, dan kemampuan beradaptasi menjadi faktor penting dalam keberhasilan KKN.
Selama berada di Desa Cipulus, mahasiswa akan menjalankan sejumlah program yang berfokus pada pengembangan potensi lokal, meliputi sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelestarian lingkungan. (bae)
