Ribuan Pencari Kerja Serbu Kuningan Job Fair 2026, Investasi Korea Serap 10 Ribu Tenaga Kerja

Ist 
ANTUSIAS: Ribuan pencari kerja memadati GOR Ewangga Kuningan dalam Kuningan Job Fair 2026, Rabu (15/7).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sebanyak 5.000 lowongan kerja dari 40 perusahaan menjadi magnet bagi ribuan pencari kerja yang memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Ewangga Kuningan pada pelaksanaan Kuningan Job Fair 2026.

Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan besarnya kebutuhan akan akses lapangan kerja sekaligus optimisme terhadap peluang kerja yang semakin terbuka.

Perusahaan peserta berasal dari berbagai daerah, mulai dari Kuningan, Cirebon, Majalengka, Brebes hingga kawasan Jabodetabek. Bursa kerja tersebut menjadi ajang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha secara langsung dalam satu lokasi.

Baca Juga:Dana Desa Terpangkas, Warga Sukasari Keluhkan Infrastruktur Rusak Polres Kuningan Bongkar 11 Kasus Narkoba, 5 Residivis dari 12 Tersangka Ditahan

Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa penyelenggaraan Job Fair merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Menurutnya, pemerintah harus hadir untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan dunia industri.

“Hari ini negara hadir, pemerintah daerah hadir di tengah-tengah masyarakat. Kita ingin memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya bagi para pencari kerja untuk bertemu langsung dengan dunia usaha,” ujarnya.

Dian menyebut berbagai upaya yang dilakukan Pemkab Kuningan mulai menunjukkan hasil positif. Salah satunya ditandai dengan tren penurunan angka pengangguran terbuka yang sebelumnya sempat menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat.

“Alhamdulillah kita sudah berada di jalur yang benar. Lapangan pekerjaan mulai terbuka dan berbagai program terus kita dorong agar angka pengangguran semakin turun,” katanya.

Ia menambahkan, ke depan penyelenggaraan Job Fair diharapkan tidak hanya dilakukan sekali dalam setahun. Dengan frekuensi yang lebih sering, peluang masyarakat untuk memperoleh pekerjaan sesuai kompetensi dan kebutuhan perusahaan akan semakin besar.

Optimisme tersebut semakin menguat dengan rencana masuknya investasi baru ke Kabupaten Kuningan. Setelah penetapan RTRW, sebuah perusahaan asal Korea Selatan disebut berencana menanamkan investasi sekitar Rp1,3 triliun untuk membangun pabrik di Kuningan.

Investasi tersebut diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja dan diharapkan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mempercepat penurunan angka pengangguran di Kabupaten Kuningan.

Baca Juga:PKS Kritik Target PAD Kuningan Gagal, Kemandirian Fiskal Kuningan RendahPegawai PPPK Tempuh Jalur Hukum

Selain mendorong masyarakat memperoleh pekerjaan, Dian juga mengajak generasi muda mengubah pola pikir dengan tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui kewirausahaan.

0 Komentar