Kabaharkam Polri Karyoto Dinilai Berperan Besar Dukung Ketahanan Pangan di Indramayu

Kabaharkam Polri Karyoto
Kabaharkam Polri, Komisaris Jenderal Polisi Karyoto
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah, mendapat dukungan nyata dari Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui gerakan penanaman hingga panen jagung serentak di Kabupaten Indramayu. Salah satu sosok yang dinilai berperan aktif dalam program tersebut adalah Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komisaris Jenderal Polisi Karyoto.

Tokoh masyarakat Desa Sukamulya, Kabupaten Indramayu, H Mulyadi memuji kehadiran Komjen Pol Karyoto yang turun langsung ke lapangan memberikan semangat sekaligus motivasi bagi para petani.

“Kami melihat, sosok Jenderal Karyoto mau terjun langsung ke lapangan. Sehingga para petani di Indramayu merasa sangat terbantu,” ujar Mulyadi kepada Radar Indramayu, Senin (20/7), di ruang kerjanya.

Baca Juga:Bupati Eman Suherman Akan Tindak Tegas ASN Terlibat Judol Dipicu Aktivitas Pembakaran Sampah, Rumah di Losarang Ludes Terbakar

Menurut Mulyadi, saat itu Komjen Pol Karyoto turun bersama jajaran Bhabinkamtibmas untuk mendampingi para petani jagung di Indramayu. Kehadiran mereka dinilai memberikan dukungan nyata melalui pendampingan selama proses penanaman.

Ia menilai, Indonesia membutuhkan sosok pemimpin Polri yang bersedia turun langsung ke masyarakat dan mendengarkan berbagai aspirasi maupun keluhan warga.

“Sosok Jenderal Karyoto dekat dengan seluruh elemen masyarakat,” ujar pria kelahiran Desa Sukamulya yang kini fokus mengembangkan program ketahanan pangan melalui penanaman jagung dan kedelai di Kabupaten Indramayu.

Mulyadi mengungkapkan, keterlibatannya dalam membantu pemerintah menyukseskan program ketahanan pangan, tidak terlepas dari dukungan Komjen Pol Karyoto.

“Apa yang kami lakukan bersama para petani di Indramayu tidak terlepas dari dukungan Pak Jenderal Karyoto yang mau bersama-sama petani melakukan penanaman jagung di lapangan. Hal ini menjadi bukti nyata sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat kecil,” katanya.

Ia menjelaskan, program tersebut memanfaatkan lahan seluas sekitar 150 hektare di Desa Mekarwaru, Kecamatan Gantar. Kawasan tersebut merupakan lahan eks-kehutanan yang kemudian dioptimalkan menjadi lahan pertanian produktif.

Program itu merupakan hasil kolaborasi antara Baharkam Mabes Polri, Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB), Pemerintah Kabupaten Indramayu, serta kelompok tani setempat. Selain di Gantar, program tersebut juga melibatkan petani di sejumlah sentra produksi jagung di Indramayu, termasuk wilayah Losarang yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan pertanian jagung di pesisir utara Jawa Barat.

0 Komentar