Kemenhaj Perkuat Kolaborasi Bangun Ekosistem Ekonomi Haji

Kemenhaj Perkuat Kolaborasi Bangun Ekosistem Ekonomi Haji
PENJELASAN: Dirjen Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj, Jaenal Effendi. FOTO: KEMENHAJ
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus perkuat pengembangan ekosistem ekonomi haji sebagai bagian dari implementasi Tri Sukses Haji. Langkah tersebut dilakukan melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dunia usaha, serta berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, menegaskan bahwa pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan Tri Sukses Haji, yakni sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi haji serta sukses peradaban dan keadaban.

“Ekosistem ekonomi haji tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga masyarakat agar manfaat ekonomi dari penyelenggaraan haji dapat dirasakan secara lebih luas,” ujar Jaenal dalam kegiatan pembinaan di Bogor.

Baca Juga:DP dan Pemkot Harus Bergerak Cepat, Pungutan di SMPN Tak Boleh Dibiarkan Jadi TradisiPerbedaan Penerapan Kebijakan bagi Murid Baru SMA Negeri Tak Menyediakan, Bebaskan Orang Tua Beli di Luar

Sebagai salah satu langkah strategis, Kemenhaj tengah menyiapkan platform oleh-oleh haji yang akan menjadi ruang kolaborasi antara pelaku usaha dengan kebutuhan jemaah. Platform tersebut diharapkan menghadirkan ekosistem perdagangan yang lebih mudah, transparan, dan memberikan nilai tambah bagi produk-produk unggulan Indonesia.

“Kami ingin menghadirkan sebuah platform yang mampu mempertemukan jamaah dengan produk-produk berkualitas dari pelaku usaha nasional. Harapannya, manfaat ekonomi haji tidak berhenti saat ibadah selesai, tetapi terus berputar dan memberikan dampak bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Jaenal menambahkan, pengembangan ekosistem ekonomi haji merupakan agenda jangka panjang yang membutuhkan sinergi dan komitmen bersama. Karena itu, Kemenhaj terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat rantai nilai ekonomi yang lahir dari penyelenggaraan ibadah haji dan umrah.

“Melalui semangat kolaborasi, kami optimistis Tri Sukses Haji dapat diwujudkan secara utuh. Tidak hanya menghadirkan layanan ibadah yang semakin berkualitas, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan kemaslahatan yang berkelanjutan bagi bangsa,” tutup Jaenal, dilansir dari rilis Kemenhaj. (rc)

0 Komentar